Hindari Kebocoran Pemasukan, PD Pasar Rancang Penagihan Berbasis IT 

DENPASAR-fajarbali.com | Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar merancang menerapkan pembayaran iuran wajib pedagang melalui aplikasi berbasis IT. Dengan demikian, para pedagang tidak perlu lagi membayar secara manual melalui pihak petugas PD Parkir, namun bisa langsung melalui salah satu bank yang diajak bekerjasama.

Para pedagang cukup membuat nomor rekening dengan ATM, yang nantinya bisa langsung membayar setiap bulan melalui komputerisasi dengan berisikan aplikasi yang conect dengan ATM. Sehingga tidak ada kebocoran lagi terkait pembayaran yang dilakukan para pedagang. Dengan adanya sistem tersebut pihak PD Pasar berharap dapat lebih meningkatkan pendapatan.
“Kami terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan PD Pasar yang sebelumnya sempat merosot. Kali ini dengan sistem IT diharapkan tidak ada lagi penunggakan maupun permainan-permainan di bawah yang dapat menghilangkan pendapatan,” ungkap  Direktur PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, Selasa (20/2/2018) .

Saat ini, lanjut Kompayang Wiranata, sekitar 7000 pedagang di dalam pasar termasuk di pelataran, seluruhnya murni akan masuk ke dalam PD Pasar. “Dengan penerapan sistem online ini pedagang dipermudah dan pemasukan juga langsung ke PD Pasar. Hal itu dapat mengurangi kecurangan-kecurangan oleh petugas. Karena kadang jika pedagang sudah bayar dibilang belum itulah yang membuat kebocoran pemasukan selama ini dan perlu dibenahi sistemnya,” tandas mantan ketua komisi II DPRD Kota Denpasar ini.

Pihaknya pun berharap kedepan para pedagang bisa membuka rekening secara pribadi. Dengan mengisi rekening mereka dapat melakukan pembayaran setiap hari ke mesin pembayaran yang akan disediakan. Mereka yang akan membayar harian bisa datang setiap hari ke mesin untuk melakukan Tapping. “Mereka bisa melakukan sendiri tanpa  petugas lagi. Dengan begitu, pemasukan kami dalam setahun sebelumnya hanya Rp 3 miliar, 2018 ini bisa meningkat,” IB. Kompyang Wiranata yang akrab disapa Gus Kowi.

Gus Kowi mengaku akan mengupayakan setiap pasar di Denpasar yang jumlahnya mencapai 12 pasar akan dipasangi 4 mesin. Kecuali pasar Badung karena luas, pihak PD Pasar merencanakan akan mengisi sedikitnya 10 mesin Tapping agar bisa dimanfaatkan seluruh pedagang. “Kami akan kembali mengusulkan ke Bank yang akan kita ajak kerjasama. Karena itu sangat penting untuk membantu pemasukan PD Pasar,” tandas Gus Kowi. R-004

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Siswi SMK Dikabarkan Hilang, Motornya Ditemukan di Rambut Siwi

Sel Feb 20 , 2018
NEGARA-fajarbali.com | Seorang siswi kelas XI salah satu SMK di Jembrana bernama Kadek Sri Utami (17) dikabarkan hilang sejak Senin (19/2/2018) pukul 16.00 hingga Selasa (20/2/2018).