Hari Ketiga, Wabup Patriana Pantau PPKM Darurat

NEGARA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Memasuki PPKM pada hari ketiga, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama tim gabungan TNI/Polri kembali berpatroli, Senin (5/7/2021) malam.

Diawali dengan apel persiapan di depan Kantor Bupati Jembrana, dengan rute menyasar keramaian di seputaran Jalan Ngurah Rai menuju Pasar Umum Negara ataun pasar senggol. Kemudian dilanjutkan menuju kelurahan Loloan Barat dan Loloan Timur menuju Delodberawah dan Desa Air Kuning.

Sejak diterapkannya PPKM Darurat 3 hingga 20 Juli 2021, semua rumah makan, warung ataupun kedai kopi masih diperbolehkan buka dengan catatan untuk tidak melayani makan di tempat, melainkan pembelian take away atau dibawa pulang. Jam operasional tutup lebih awal yakni pukul 20.00 wita.

Baca Juga :
Ny. Putri Koster Ajak PKK Di Bangli Perangi Penyalahgunaan Narkoba
Pastikan Ketersediaan Oksigen di Badung Aman, Sekda Adi Arnawa Pantau Kesiapan RSD Mangusada


Meskipun banyak didapati pedagang sudah tutup lebih awal. Namun dari beberapa tempat terlihat masih ada pedagang yang buka lewat dari batas jam yang diberlakukan untuk PPKM darurat. Wabup Patriana Krisna menjelaskan dari pantauan malam ini, terlihat sudah semakin banyak masyarakat yang sudah sadar untuk mengikuti aturan PPKM.

“Malam ini kita kembali lakukan monitoring bersama TNI/Polri dengan menyasar titik di seputaran kota Negara dan di beberapa tempat yang rawan terjadi keramaian.  Namun hingga pelaksanaan hari ketiga ini progres dari respons masyarakat Kabupaten Jembrana terhadap imbauan pemberlakuan PPKM ini semakin baik,” ujar Patriana.

Dia melihat kesadaran masyarakat lebih meningkat ketimbang saat awal pemberlakuan PPKM di Jembrana. Ia mencontohkan seperti di Pasar Senggol, Jika sebelumnya masih terdapat sejumlah pedagang yang masih berjualan diatas pukul 20.00 wita, malam kemarin terlihat sudah sepi dan tidak ada aktivitas di dalam pasar.

"Sudah semakin baik, banyak masyarakat sudah sadar, pentingnya PPKM untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Jembrana yang akhir – akhir ini angka kasusnya meningkat. Selain pasar, terlihat beberapa obyek sepi hanya terlihat beberapa pengunjung saja, begitu juga warung atau kedai kopi juga sudah cukup patuh ketika pukul 20.00 sudah pada tutup," terangnya.

Patriana tetap minta masyarakat untuk tetap taat dan patuh prokes di dalam masa PPKM darurat ini. “Saya minta masyarakat untuk selalu menerapkan prokes yang ketat, pakai masker dan hindari kerumunan. Kemudian yang belum vaksin ayo vaksinasi. Jika semua hal tersebut terpenuhi tentu pandemi ini akan segera berakhir dan perekonomian cepat pulih kembali,” pungkasnya. (prm)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top