Hari Buruh Internasional, PMI Karangasem Kumpulkan 29 Kantong Darah Dari Desa Adat Bugbug

Foto berita Karangasem-DOnor darah dilaksanakan desa adat bugbug
Donor darah dilaksanakan desa adat Bugbug

AMLAPURA-Fajarbali.com | Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Senin (1/5) kemarin, tim gabungan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem melaksanakan pengambilan donor darah di Desa Adat Bugbug,Kecamatan Karangasem. Sedikitnya, 29 kantong darah dari berbagai golongan darah yang berhasil dikumpulkan. Hingga saat ini, stok ketersediaan darah di UUD PMI Karangasem mencapai 100 kantong darah.

Donor darah dilaksanakan desa adat bugbugPrajuru Desa adat Bugbug bidang Pemberdayaan Sosial dan Masyarakat,  I Wayan Sutama, mengatakan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Desa Bugbug merupakan kegiatan rutin dari Bhaga Pawongan desa adat Bugbug serta melibatkan STT  desa Bugbug. Apalagi saat ini bertepatan dengan Hari Buruh Internasional sehingga pihaknya pun melaksanakan aksi sosial donor darah. Bahkan, kata Sutama, pihaknya sudah merencanakan program rutin pelaksanaan donor darah dalam rentan waktu dua bulan sekali. Setidaknya, sebut Sutama, aksi sosial donor darah bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan. “Nanti dua bulan sekali kita programkan untuk melaksanakan donor darah, setidaknya kami dari desa Adat Bugbug juga bisa berkontribusi kepada masyarakat Karangasem yang membutuhkan,” ujar Sutama seraya menyampaikan terimakasihnya atas partisipasi masyarakat Desa adat Bugbug yang telah sukarela ikut melaksankan donor darah.

Sedangkan Ketua PMI Kabupaten Karangasem, dr. I Nengah Suranten,M.M mengatakan, permintaan darah selama ini cukup tinggi. Bahkan, pihaknya pun sering kewalahan sehingga meminta pasien untuk membawakan pendonor. Apalagi, partisipasi masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela masih terbilang kurang. “Kami tetap berupaya meningkatkan partisipasi dari masyarakat, bahkan kami sudah merancang penjajakan dengan berbagai organisasi, perangkat daerah, maupun perangkat desa dan desa adat,” ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top