Gianyar Siap Launching Program E-Warung

Kabupaten Gianyar di akhir tahun ini mendapatkan program E-Warung atau disebut Warung Elektronik dari Kementerian Sosial RI. Program E-Warung ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di semua kecamatan di Gianyar.

GIANYAR-fajarbali.com | Sedangkan setiap E-Warung ini mendapatkan modal untuk berjualan sebesar Rp 30 juta dari Kemensos RI. Hal ini dijelaskan Kadissos Gianyar, Made Watha, Kamis (28/12/2017).

Made Watha sendiri menjelaskan program E-Warung ini menyasar keluarga penerima manfaat yang termasuk KK Miskin. Dijelaskannya, Dissos Gianyar telah mengajukan proposal ke Kemensos beberapa waktu lalu. “Akhirnya Gianyar diberikan 10 quota untuk 10 KPM yang untuk seluruh kecamatan di Gianyar,” terang Made Watha. Hanya di Kecamatan Sukawati dan Gianyar mendapat masing-masing kepada 2 KPM.

Sementara saat ini, Dinas Sosial sendiri sedang memantau pelaksanaan fisik bangunan dari penerima KPM. Dikatakannya juga pelaksanaan program E-Warung ini baru bias dimulai di Tahun 2018 mendatang. “Beberapa penerima ada yang sudah selesai pembangunan fisik dan masih ada yang sedang tahap membangun, saya kira Januari nanti sudah selesai,” terang Watha lagi. Sedangkan modal untuk berjualannya ini berupa Sembako yang nantinya modalnya ditransfer ke KPM melalui BNI. “Bila semua sudah siap, Januari nanti akan dilaunching,” tambahnya.

Perbekel Kemenuh, Sukawati, Dewa Nyoman Neka menyebutkan program yang diluncurkan tersebut sangat bagus dan bermanfaat. Hanya dikatakannya, penerima saat ini baru 1 KPM saja, sehingga diharapkannya di desanya bias mendapatkan lebih dari 5 KPM. “Ini sangat bagus, dan warga yang termasuk pra sejahtera bias menikmati program pengentasan kemiskinan,” terang Dewa Nyoman Neka. Dikatakannya juga, pengentasan kemiskinan di desanya, selain dari Pemerintah Pusat juga dari Pemprov Bali melalui Program Gerbangsadu dan program lainnya dari Pemkab Gianyar. (sar)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rumah Terendam Lumpur Sungai Unda

Kam Des 28 , 2017
Setelah melalui negosiasi yang panjang, Kamis (27/12/2017) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung berhasil mengevakuasi keluarga I Made Sebita. Sebelumnya, Sebita bersama istri dan dua anaknya yang mengalami gangguan mental menempati gubuk tua yang berada di bibir Sungai Unda. Tepatnya di bawah jembatan panjang Desa Tangkas, Klungkung.  Save as PDF

Berita Lainnya