G20 Momentum Geliatkan Perekonomian Bali di 2022

Denpasar-fajarbali.com | Presidensi G20 yang digelar di Bali pada Oktober 2022 mendatang diyakini akan memberikan dampak positif tak hanya bagi sektor pariwisata, namun juga bagi perekonomian di Pulau Dewata. Selain itu, Presidensi G20 yang akan diselenggarakan di Bali merupakan salah satu momentum untuk memperkenalkan dan menggerakkan kembali pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) lokal Bali.

 Menurut Praktisi Ekonomi Putu Krisna Adwitya Sanjaya, dengan hadirnya delegasi Presidensi G20 yang diprediksi akan mencapai ribuan orang, kondisi tersebut sudah tentu akan membuka peluang bagi geliat ekonomi Bali yang kini perlahan sudah mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Mereka tinggal di Bali selama KTT berpeluang tentu membawa keluarga, berwisata, berbelanja (konsumsi). Itu peluangnya bagi Pulau Dewata sebagai tuan rumah KTT G20,” ujarnya, Selasa (18/1).

  Selain agenda internasional Presidensi G20 tersebut, kata Krisna, Bali juga dipercaya menjadi host beberapa even internasional seperti meeting conference, sports dan lainnya. Hal tersebut juga merupakan suatu tantangan karena Bali harus mampu menunjukkan kepada dunia internasional bila Pulau Seribu Pura ini mampu handle even-even tersebut di saat pandemi Covid-19 masih terjadi.

  “Bila even-even tersebut sukses dan tidak memunculkan klaster baru, maka menurut saya Bali akan semakin dipercaya. Bukan tidak mungkin warning policy yang masih diterapkan di beberapa negara lain yang masih tidak mengizinkan kunjungan keluar negeri bagi warga negaranya bisa dirubah dengan melihat mampunya Bali dalam menghandle even-even bertaraf internasional tanpa memunculkan kasus/klaster covid,” terangnya.

  Ia menilai, secara tidak langsung G20 menjadi keoptimisan jika perekomian Bali pada 2022 akan kembali tumbuh. “Keoptimisan ekonomi Bali memang harus dibangun dan tentunya tetap mengutamakan protokol kesehatan. Saya yakin dengan adanya beberapa even tersebut, project-project infrastrukur, kebijakan kebijakan pemulihan ekonomi lainnya yang sudah dan akan dilakukan oleh pemerintah saya yakin akan membantu pertumbuhan ekonomi Bali,” imbuhnya.

  Krisna pun berharap semoga dengan vaksinasi yang kini pelaksanaan terus digenjot dan sasaran terus meningkat di Indonesia termasuk juga di Bali bahkan di semua negara akan memberikan kekebalan komunal di dunia sehingga terus menurunkan orang-orang yang terpapar Covid-19. (dha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

DTW Water Blow Nusa Dua Dibuka Kembali, Tiket Dibandrol Hingga Rp25 Ribu

Sel Jan 18 , 2022
Mangupura-fajarbali.com | Mulai Januari ini, Daya Tarik Wisata (DTW) Water Blow Peninsula Nusa Dua yang berada di dalam kawasan The Nusa Dua dibuka kembali untuk pengunjung. Pembukaan ini dibarengi dengan penetapan pengenaan tarif masuk, yaitu Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak bagi wisatawan domestik, serta Rp25 ribu […]