GIANYAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pada Pemilu 2019, partai-partai penguasa boleh mendominasi kebijakan, namun seiring dinamika Politik yang terkontaminasi musibah demokrasi dan wabah Pandemi covid 19, Partai baru yang kini sedang berkembang pesat pun mulai dilirik. Salah satu Partai Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang secara marathon membentuk dan langsung menghangat mesin barunya di daerah-daerah.
Di Gianyar, DPD Partai Gelora yang dipercayakan kepada Politisi Senior, Ngakan Made Rai sebagai pemegang komando, terus merapatkan jejaringnya di setiap Kecamatan dan desa-desa. Bahkan, dari tujuh kecamatan kini sudah terbentuk 6 DPC, dan satu kecamatan, yakni Sukawati, kepengurusan DPC masih ditunda karena masih proses seleksi dan evauasi. Mengingat tokoh masyarakat, pengusaha, seniman serta politisi yang bergabung, masih malaksanakan pertemuan lanjutan untuk menyepakati pimpinan partai yang dinilai mengakomodir semua lapisan. “Ya, hanya DPC Sukawati yang masih proses pembentukan Penguus. Ini karena kami masih melakukan proses seleksi. Kami tidak ingin salah pilih orang,” ungkap Ngakan Rai di Sekretariat DPD Partai Gelora Gianyar, Minggu (12/7/2020) .
Disebutkan, proses sosialisasi hingga rekuitmen kader dan simpatisan Partai Gelora di Bumi seni hingga kini berjalan lancar. Bahkan banyak tokoh-tokoh masyarakat, seniman, politisi senior hingga pengusaha yang menyatakan kesiapannya untuk bergabung untuk membesarkan Parti besutan M Anis Matta dan Fahri Hamzah ini. Bagi Ngakan Rai, animo masyarakat ini bergabung ke Partai Gelora, tidak lepas dari kejenuhan masyarakat dengan pola kerja partai-partai di jajaran penguasa yang menerapkan pembangunan berbasis hasil suara di Pemilu sebelumnya.










