Dinkes Bali Ajak Optimalkan Produktivitas Tenaga Kerja Perempuan dengan GP2SP

Denpasar-fajarbali.com | Untuk mengoptimalkan produktivitas tenaga kerja perempuan yang aktif dan produktif, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan melibatkan lintas sektor.


Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. A.A.Sagung Mas Dwipayani, M.Kes serta dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali.

Dalam pemaparannya dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes mengatakan, untuk mengoptimalkan produktivitas tenaga kerja perempuan, maka disiapkan wadah dengan nama Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).

Baca Juga :
Aktifitas Masyarakat Terus Menggeliat, Kapolres Gianyar Berharap PPKM Tetap Aktif
Di PHK Saat Pandemi Covid 19, Insting Mengukir Masih Ada, Dewa Suda Wijaya Beralih Mematung Tapel

“Dalam kesehatan gisi dan olahraga saya jabarkan bahwa kedepannya semua perempuan harus bisa terbebas dari berbagai penyakit yang mengancamnya. Diantaranya tekanan darah tinggi, struck, jantung serta yang lainnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/6/2021).

Menurut dr Sagung, GP2SP ini merupakan wadah yang bisa digunakan untuk menjaga serta melindungi para pekerja perempuan dari berbagai ancaman penyakit. Dimana aktivitasnya bisa dilaksanakan secara terorganisir, diantaranya adalah melalui olahraga bersama serta aktivitas lainnya yang menopang kegiatan kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Wadah ini disiapkan untuk menggerakkan semua aktivitas pekerja perempuan dibawah pembinaan Dinas Kesehatan di sembilan Kabupaten/Kota se-Bali. Melalui wadah ini kita harapkan semua perempuan di Bali tetap sehat, bisa berproduktivitas dengan baik serta menjadi tumpuan keluarganya masing-masing,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, setiap pekerja perempuan mempunyai hak dan kewajiban menjaga kesehatan mereka masing-masing. Sehingga bisa beraktivitas secara baik. “Yang terpenting bagi mereka adalah asupan gisi makanan dan nutrisi yang dikonsumsi serta bisa mengelola stres dengan baik,” ucap dr Sagung.

Lebih lanjut dr Sagung menekankan, jika asupan makanan serta pengelolaan stres penting dilakukan, terlebih di masa pandemi. Semua pekerja perempuan hendaknya bisa mengenali diri masing-masing, terutama ketika hendak mengelola stres yang dihadapi sehari-hari.

“Pengendalian diri dan asupan nutrisi penting dilakukan pada masa ini dan seterusnya agar terhindar dari berbagai penyakit. Pekerja perempuan sudah seharusnya memberi contoh kepada seluruh keluarga maupun dilingkungan tempat tinggal maupun lingkungan kerjanya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, rakor diikuti oleh Bappeda Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kepala Dinas Kesehatan di sembilan Kabupaten/Kota se-Bali. (dha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Berkantor di Desa Gubug, Bupati Sanjaya Komitmen Memajukan Pembangunan di Sektor Pertanian

Kam Jun 3 , 2021
TABANAN-fajarbali.com | Semenjak dilantik pada 26 Februari 2021, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, melakukan gebrakan yang terbilang diluar dugaan atau out the box, yakni secara rutin berkantor dan melakukan kegiatan secara langsung di Desa-desa.
BPD BALI