BULELENG-fajarbali.com | Diduga akibat harus lestrik pendek, membuat rumah Komang Febrianto (47) yang ada do Banjar Dinas Kanginan, Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu ludes dilalap si jago merah, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 01.34 dini hari. Menurut informasi yang sempat dikumpulkan di Lokasi kejadian dimana kebakaran tersebut terjadi adanya kobaran api diatap rumah miliknya yang terbuat dari genteng.
Kemudian korban berusaha meminta bantuan kepada tetangga sehingga para warga masyarakat berhamburan keluar rumah guna memberikan pertolongan dengan menggunakan peralatan seadanya. Syukur, salah satu tetangga korban bernama Gusti Made Astana yang merupakan petugas Damkar Seririt langsung menghubungi pihak pemadam yang ada di pos Seririt.
Selang kurang lebih satu jam monil pemadam kebakaran dengan berkekuatan 4000 liter datang guna melakukan pemadaman terhadap api yang membakar rumah korban beserta isinya.
Dalam penyemprotan yang dilakukan pihak pemedam, akhirnya api yang ‘mengamuk’ berhasil dipadamkan dengan waktu 1,5 jam. Menurut Kasi Humas Mapolres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi Selasa siang pihaknya membenarkan kejadian kebakaran yang mengakibatkan rumah korban terbakar.
“Memang anggota kami yang ada di Mapolsek Busungbiu kemarin menerima laporan kejadian musibah terbakarnya salah satu rumah warga dan kini hal tersebut masih dilakukan penanganan lebih lanjut,”jelasnya.
Dikonfirmasi penyebab kebakaran? Yohana mengaku penyebab kebakaran yang mengakibatkan rumah korban terbakar masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut namun dugaan sementara kebakaran terhadap rumah korban diakibatkan konseleting aliran lestrik.
“Untuk penyebab kami belum mengetahui secara jelas masih anggota bekerja namun dugaan sementara akibat arus pendek serta masalah kerugian akibat kejadian tersebut masih dihitung,”tutupnya. @gus









