Daerah Zona Merah Diharapkan Dilakukan Tes Swab Massal

SINGARAJA – fajarbali.com | Kejenuhan masyarakat terkait keterbatasan beraktifitas diluar rumah sepertinya sudah mulai terlihat. Setelah pemerintah menghimbau untuk membatasi melakukan aktifitas diluar rumah kalau tidak penting atau tinggal dirumah saja.

 

Dimana para warga masyarakat meminta kepada pemerintah daerah atau Gubernur Bali Wayan Koster agar bisa melakukan tes swab kepada seluruh masyarakat utamanya kecamatan yang merupakan zona merah sehingga penularan terhadap virus Corona (Covid 19) yang terjadi tidak sampai meluas hingga kekecamatan yang lainnya. Hal itu diungkapkan Made Ngawit Warga Masyarakat Kecamatan Sukasada saat dikonfirmasi bahwa Kecamatan Sukasada merupakan kecamatan yang terkonfirmasi zona merah lantaran terjadi tranmisi local sebanyak empat kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng.

”Memang di wilayah kami yakni di Kecamatan Sukasada dikatakan terjadi tranmisi local. Kami harapkan kepada pemerintah utamana Gubernur Bali Wayan Koster agar bisa melakukan tes swab missal di empat kecamatan yang dikabarkan terjadi tranmisi local di Buleleng sehingga dalam penyebaran Covid 19 yang terjadi tidak lagi meluas ke kecamatan yang lainnya,”tutur Ngawit.

Dimana lanjutnya, banyaknya masyarakat yang keluar masuk bepergian keluar kecamatan hal itu dinilainya berdampak terjadinya penyebaran terhadap Covid 19 dan bahkan banyak warga masyarakat yang tidak bergejala namun hal itu bisa menyebarkan virus mengerikan tersebut”Saya rasa kalau tidak dilakukan tes swab missal tentunya banyak terjadi penularan. Lihat saja masyarakat banyak yang melakukan aktifitas diluar wilayahnya seperti kecamatan serta banyak juga masyarakat yang tidak memiliki gejala namun menyebarkan virus Corona makanya ada istilah Orang Tanpa Gejala (OTG),”ucapnya. Adanya hal itu dirinya sangat mengharapkan agar pemerintah bisa melakukan tes swab missal di sertiap wilayah yang dinilai zona merah.

”Ya itu tadi lakukan tes swab missal setiap zona merah yang ada niscaya pemerintah semakin cepat dalam memberikan penanganan,”tutupnya. (ags).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dampak Corona Picu Permintaan Bibit Sapi Alami Kenaikan

Sel Mei 26 , 2020
BANGLI – fajarbali.com | Dampak wabah corona yang menyebabkan banyak masyarakat harus kembali ke desa dari perantauan, telah membawa dampak mulai menggeliatnya sector pertanian. Tak kecuali, dibidang peternakan, permintaan bibit sapi di Kabupaten Bangli sejak beberapa hari terakhir kian tinggi. Dampaknya, harga bibit sapi di Pasar Kayuambua, Bangli mengalami kenaikan […]