DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Untuk mencegah meluasnya penyebaran covid-19 di wilayah Desa Sanur, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 kota Denpasar dibantu Satgas Desa dan Banjar akan melakukan isolasi selektif dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Desa Sanur Kauh. Termasuk juga akan dilakukan tindakan tegas terhadap warga masyarakat yang masih membandel dan melanggar anjuran pemerintah. Hal itu terungkap saat rapat koordinasi terbatas di Kantor Walikota Kamis (30/4/2002).
Rapat dipimpin Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, diikuti Bendesa Adat Intaran, Perbekel Sanur Kauh dan Tim Hukum Kota Denpasar.
Tindakan isolasi selektif ini dilakukan karena di Desa Sanur Kauh sudah terjadi transmisi lokal yg cukup tinggi. "Oleh karena itu pembatasan kegiatan masyarakat harus dilakukan dengan jalan melakukan isolasi yang lebih selektif," ungkap Rai Iswara.
Di samping itu Rai Iswara yang didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Dewa Gede Rai, menyebut pelaksanaan isolasi selektif ini akan diikuti dengan tindakan tegas jika ada masyarakat yang masih membandel.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati akan dilakukan Rapid Tes dan Swab terhadap orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif corona. “Dalam waktu dekat ini dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar kembali melaksanakan rapid test hingga swab kepada warga yang sudah didata dan hasil tracking tim survailence Dinas Kesehatan,” ujar Sekda Rai Iswara.










