
Dalam memaknai hari guru tahun ini yang bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Ketua Perdiknas menarik ke dalam ajaran Hindu, yakni Catur Guru. Catur atau empat jenis guru memang menjadi salah satu pedoman bagi umat Hindu.

Kemendikbuddasmen diharapkan memberi keleluasaan bagi guru dalam menjalankan tugas pokoknya. Sebab, selama ini guru banyak dibebani tugas administrasi sehingga tugas pembelajaran tertinggal.

Kepala sekolah mengingatkan, ke depannya mempertahankan prestasi jauh lebih berat sehingga perlu persiapan lebih dini dan matang. Menurut dia, diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak, mulai dari dinas pendidikan, orang tua siswa, pembina, semua elemen sekolah dan kesungguhan dan ketekunan siswa. Hal itu dilakukan demi menjaga nama baik Smansa Denpasar sebagai pusat pelajar berprestasi di Pulau Dewata.

Dalam budaya kita, guru dikenal dengan ungkapan “digugu lan ditiru”—dipercaya dan diteladani. Namun, fenomena beberapa waktu belakangan menunjukkan pergeseran mencemaskan. Guru tidak lagi sepenuhnya “digugu,” bukan hanya karena kekuatan media sosial atau modernisasi, tetapi juga karena melemahnya otoritas moral dan pendidikan yang semestinya dijaga bersama

Setidaknya ada enam poin pesan Rektor kepada Pengurus BEM yang baru, salah satunya dilarang keras terlibat dalam politik praktis.

BRIN sedang melakukan penelitian konservasi air tanah untuk cekungan air tanah wilayah Denpasar-Tabanan mencakup hingga Kawasan Gunung Batur, Kintamani, Bangli untuk mengetahui posisi daerah resapan air di Kota Denpasar.