Sanggar Seni Jayengrat Wakili Badung Tampil dalam PKB XLVI
Sanggar Seni Jayengrat berhasil menampilkan Tabuh Semara Pegulingan sebagai seni tabuh klasik dan tradisi yang dikolaborasikan dengan Tabuh Kreasi kekinian.
Berita Metrokota
Sanggar Seni Jayengrat berhasil menampilkan Tabuh Semara Pegulingan sebagai seni tabuh klasik dan tradisi yang dikolaborasikan dengan Tabuh Kreasi kekinian.
Cerita ini mengisahkan tentang Pangeran Kerajaan Kahuripan, Raden Mantri, yang mendapat pawisik dari sebuah mimpi.
Implementasi Program Rp 1 Miliar dalam Menjaga Adat dan Budaya
Tampilkan rekonstruksi Gamelan Tua dan Angklung Keklentangan yang memukau penonton.
Sekda Adi Arnawa berpesan untuk tetap kompak sampai nanti hari pementasan.
Memaksimalkan latihan, pihaknya sangat berharap Kabupaten Badung merenovasi lapangan tenis indoor milik Pemkab Badung
Di tengah gempuran arus globalisasi dan digitalisasi, ternyata permainan tradisional layang-layang masih menjadi pilihan bagi anak-anak, remaja hingga dewasa.
Persembahkan Fragmentari Manik Pangkaja yang menceritakan heroisme I Gusti Ngurah Rai, pahlawan nasional dari Badung.
Membawakan cerita “Jana Sureng Geni” yang terinspirasi perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai,
Tiga materi yang dibawakan yakni, Tabuh Kreasi Gumaliput, Tari Jaran Teji, dan Dolanan.