
JAKARTA-fajarbali.com | Pintu Kemana Saja (PINTU), platform aset crypto terkemuka di Indonesia, terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Terbaru, PINTU meluncurkan dua fitur canggih untuk layanan perdagangan derivatifnya, Pintu Futures: Price Protection dan Stop Order. Kedua fitur ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan ekstra dan kontrol yang lebih baik bagi

JAKARTA-fajarbali.com | Pasar kripto kembali mengalami tekanan tajam pada Rabu (20/8/2025), menjelang rilis minutes meeting FOMC Juli dan pidato penting Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan berlangsung di simposium Jackson Hole pada 22 Agustus mendatang. Harga Bitcoin (BTC) turun 3,2% hingga menyentuh level US$113.000, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi 5,3%

JAKARTA – fajarbali.com | PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) terus berkomitmen menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Bagi Sharp, rasa aman dan nyaman pelanggan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh dukungan layanan purna jual yang andal. Instalasi yang tepat, efisien, dan aman merupakan

JAKARTA-fajarbali.com | Grab Indonesia merayakan satu dekade hadirnya layanan GrabBike dengan cara istimewa. Bertepatan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia, Grab mencatatkan rekor dunia Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui perayaan bertajuk “1080 Grab Indonesia: Semua Bisa Berdaya, Semua Bisa Sejahtera”. Rekor tersebut diraih lewat lomba menghias tumpeng secara seri oleh pengemudi

JAKARTA-fajarbali.com -Reku, aplikasi investasi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan fitur terbaru bernama Packs. Fitur ini dirancang untuk membantu masyarakat Indonesia, khususnya investor pemula, agar lebih mudah berinvestasi di aset kripto maupun Saham AS tanpa harus memilih satu per satu instrumen investasi. Co-CEO Reku, Jesse Choi, menjelaskan

DENPASAR-fajarbali.com | Di balik keindahan alam dan budaya Bali yang memukau, tersimpan tantangan besar yang telah menahun yaitu pengelolaan sampah plastik. Limbah yang dianggap sepele ini sering kali berakhir di TPA atau, lebih buruk lagi, hanyut ke laut dan merusak ekosistem. Namun, di tengah masalah ini, Desa Adat Serangan dan PT