
BULELENG-fajarbali.com | Buleleng Festival (Bulfes) yang akan dilaksanakan dari tanggal 18 hingga 23 Agustus 2025 mendatang dimana pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng petakan jalur emergence yang akan dilalui oleh ambulace selama pelaksanaan Buleleng Festival. Hal tersebut diungkapkan Kadis Perhubungan Kabupaten Buleleng Gede Gunawan A.P saat dikonfirmasi,

BULELENG-fajarbali.com | Dalam meningkatkan Pembangunan berkwalitas, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBP3A) terus mendorong kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, inklusif dan berkeadilan. Salah satu kunci utamanya adalah ketersediaan data terpilah gender, anak dan keluarga yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut

BULELENG-fajarbali.com | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra beserta dengan Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi melakukan panen jagung hibrida unggulan ‘Goak Poleng’ yang telah ditanam di Hutan Kota Singaraja, Rabu (13/8/2025) pagi. Dalam kegiatan tersebut bukan hanya melakukan panen terhadap jagung Goak Poleng, melainkan dalam kegiatan itu juga dilakukan

BULELENG-fajarbali.com | Menjelang pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2025 yang akan terselenggara dari tanggal 18 hingga 23 Agustus 2025, dengan mengusung tema ‘The Mask History of Buleleng’ yang terinspirasi dari sejarah dan kekayaan topeng atau tapel Buleleng yang merepresentasikan dimensi kehidupan manusia, menggambarkan karakter, perilaku, dan cerita yang diwariskan secara turun-temurun.

BULELENG-fajarbali.com | Pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfes) yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2025 mendatang hingga 23 Agustus 2025 atau selama enam hari, dalam pengamanan serta pengalihan arus lalin Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng akan membuat sebanyak 14 pos pemantauawan serta penjagaan di beberapa persimpangan yang tentunya menuju Lokasi kegiatan Buleleng

BULELENG-fajarbali.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mempercepat penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC). Langkah ini diharapkan bisa membantu mewujudkan target Indonesia bebas TBC pada tahun 2030. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Gede Artamawan, saat membuka kegiatan penyusunan