
BULELENG-fajarbali.com | Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan menyelenggarakan kegiatan Surveilen Usulan Penyesuaian Keputusan Akreditasi di Aula Rektorat IAHN Mpu Kuturan, Rabu (24/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan institusi untuk menjaga dan meningkatkan mutu layanan akademik sesuai standar akreditasi nasional. Tentunya Pemerintah Kabupaten Buleleng bersinergi dan mendukung pihak

BULELENG-fajarbali.com | Guna menurunkan angka Stunting yang ada di Kabupaten Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna secara tegas meminta seluruh OPD yang menangani permasalahan stunting di Buleleng untuk berkolaborasi menurunkan stunting, khususnya pada bayi lima tahun (Balita). Terlebih peningkatan jumlah stunting berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024

BULELENG-fajarbali.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) menggelar Festival Literasi 2025 dengan tema ‘Buleleng Berliterasi, Buleleng Paten’. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 23 hingga 25 September 2025, resmi dibuka oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Gedung Laksmi Graha, Singaraja, Selasa

BULELENG-fajarbali.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng bersama Pengadilan Negeri Singaraja resmi meluncurkan dua inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang bertempat di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Inovasi tersebut adalah Sidang di Luar Gedung dan Layanan Administrasi Kependudukan Terpadu (SIAGAKU) serta Bertemu Warga untuk Konsultasi dan Memberi Solusi (BERAKSI). Dalam

BULELENG-fajarbali.com | Kecelakaan lalulintas Kembali menelan korban yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Seririt, tepatnya di simpang empat Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Senin (22/9/2025) sekitar pukul 19.40 wita. Kali ini kecelakaan yang dialami oleh dua sepeda motor yang terlibat lakalantas masing-masing sepedamotor Honda Vario nopol DK 2525 UI yang dikendarai oleh

BULELENG-fajarbali.com | Ratusan warga masyarakat mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buleleng. Kedatangan warga masyarakat itu guna menuntut atas hak tanahnya yang hilang akibat tidak keseriusan pihak BPN dalam menangani kasus tanah yang terjadi, Selasa (23/9/2025) pagi. Warga masyarakat yang datang menggunakan beberapa mobil pikup dengan membawa bendera Merah