Bupati Jembrana akan Siapkan Tempat Representatif Lomba Burung Berkicau

NEGARA-fajarbali.com | Melihat tingginya animo peserta lomba burung berkicau di Jembrana cukup banyak, akan difasilitasi tempat yang representatif untuk penyelenggaraan lomba. Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menghadiri Perlombaan Seni Suara Burung Berkicau Jembrana Bahagia digelar di Gantangan Pasti Puas Negara, Minggu (21/11/2021).

Tamba mengaku bahagia serta mendukung kegiatan itu dan lomba burung harus tetap dileslarikan. 

“Kami selaku pimpinan daerah tentu senang dengan diadakannya perlombaan ini. Ini akan selalu kami dukung, dan kedepan kami juga akan sediakan tempat yang representatif seperti di area Terminal Kaliakah,” terangnya. 

 

Tampak Bupati Tamba hadir secara langsung dan menyaksikan jalannya perlombaan. Lomba tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Jembrana. Lomba diikuti ratusan peserta dari pecinta burung se-Jembrana.

 

Lomba Seni Suara Burung Berkicau Jembrana Bahagia terdiri dari 33 kelas lomba (Jembrana Kembali Jaya), seperti Cucak Hijau Jembrana A, Punglor Merah Kembali A, Kacer Jaya, Love Bird Fighter Kembali B, Murai Batu Ring Jaya, Hwamai Kembali, Kenari Jaya A, Kacer Jaya, hingga Cendet PBI. Masing-masing pemenang tiap kelas akan mendapatkan Tropy, Piagam, dan Voucher. 

 

Made Budi Darma selaku ketua panitia mengatakan lomba sengaja digelar untuk memeriahkan suasana hari raya Kuningan. “Sebelumnya perlombaan sudah lama ditiadakan karena masa pandemi dan sekarang sudah membaik, kita gelar kembali. Selain untuk memeriahkan hari raya, lomba ini juga sebagai ajang pemanasan untuk nantinya di bulan Maret ada Yonif 741 cup, Juni Kapolres Cup, dan Agustus Bupati Cup,” terangnya. (prm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Hujan Angin, Rumah Suratmin Roboh 

Ming Nov 21 , 2021
NEGARA-fajarbali.com | Rumah berdinding bedek milik Suratmin (70) di Banjar Yehsumbul Barat Desa Yehsumbul Kecamatan Mendoyo , roboh akibat hujan yang disertai angin kencang. Kejadian rumah roboh milik warga kurang mampu itu terjadi pada Minggu (21/11/2021) pagi.