MANGUPURA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Bertepatan dengan Purnamaning Sasih Karo, Krama Desa Adat Pelaga, Petang menggelar upacara Ngetus/Nebes Prerai serangkaian dari prosesi Ngodak Ida Ratu Gede, Ratu Lingsir, Ratu Rarung dan Ratu Manik Tapakan yang berstana di Pura Puseh desa adat setempat, Senin (3/8/2020).
Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Griya Babakan Marga Tabanan dan Mangku Gede Pura Pucak Mangu tersebut turut dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwita dan Camat Petang Wayan Darma.
Bupati Giri Prasta mengatakan kehadirannya bersama Ny Siniasih Giri Prasta selaku Pemerintah dan Krama Desa Adat Pelaga untuk menyaksikan sekaligus ikut mendoakan (ngrastiti bakti) agar Karya Ngodak Tapakan yang dilaksanakan berjalan baik dengan harapan Ida Batara khususnya yang melinggih di Pura Puseh Pelaga memberikan tuntunan, keselamatan dan kesejahteraan bagi krama Desa Adat Pelaga dalam melaksanakan swadharmanya di kehidupan ini. "Saya minta kepada masyarakat dan pemuda Pelaga untuk selalu mendukung Bendesa dan Prajuru ngaturang ayah di desa adat," tegasnya.
Bupati Giri Prasta juga berharap kepada krama Desa Adat Pelaga agar selalu bersatu sehingga apapun yang direncanakan, pembangunan yang dilaksanakan tentu akan dapat diselesaikan dengan baik pula. Dengan bersatu, pemerintah daerah akan senantiasa mendukung segala pembangunan baik fisik maupun pengembangan sumber daya manusia demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Pelaga khususnya dan Badung pada umumnya. "Di tahun 2021 kita di Desa Adat Pelaga akan melaksanakan Karya Ngusaba Desa dan Atma Wedana, untuk proyek pipanisasi air ke masing-masing rumah warga saya minta pecalang untuk ikut terlibat. Dan dalam beberapa waktu kedepan jembatan lama akan saya tata dan kembangkan sebagai destinasi wisata baru dengan melibatkan Paris Van Java selaku pihak ketiga. Sehingga sektor UMKM dan perekonomian masyarakat Pelaga bisa bergerak," ujarnya seraya mengingatkan masyarakat agar dalam memasuki tatanan budaya hidup baru ini tetap melaksanakan protokol kesehatan serta menyampaikan ucapan belasungkawa kepada warga masyarakat Badung yang meninggal karena Covid-19.










