Buleleng Terdampak Virus Corona

SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Virus Korona yang begitu sangat sander hal itu bukan membawa dampak kesehatan buat semua lapisan pulau di dunia ini namun virus yang mematikan itu juga membawa dampak yang sangat besar buat Bali dan Buleleng pada umumnya.

 

Akibat virus Corona tersebut dampak untuk Kabupaten Buleleng yakni tingkat kunjungan wisatawan mancanegara yang terakhir ini sangat menurun drastis. Hal itu dilihat dari tingkat hunian dan kunjungan di setiap objek wisata yang ada di Kabupaten Buleleng sangat menurun bila dibandingkan ditahun 2019 silam. Bahkan di beberapa hotel yang sudah kamarnya dipesan oleh beberapa wisatawan mancanegara malah dibatalkan dengan adalasan virus mematikan tersebut.

Ketua PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa saat ditemui di Taman Kota Singaraja, Minggu (23/2/2020) mengatakan, jumlah wisatawan asal Tiongkok yang berkunjung ke Buleleng setiap tahunnya sekitar 20 persen. Sementara sisanya paling banyak adalah Eropa dan Australia. Sehingga dengan mewabahnya virus corona ini, pembatalan pesanan kamar hotel kebanyakan dilakukan oleh wisatawan Eropa.  Hal ini sebut Suardipa terjadi karena wisatawan Eropa juga ikut merasa takut dengan adanya wabah virus ini.”Mudah-mudahan Mei ini high season.

Buleleng memang tidak majority (mayoritas) pasar Cina. Namun dampaknya juga cukup dirasakan. Karena wisatawan dari negara lain juga merasa khawatir, takut untuk bepergian,”katanya. Selain hotel, dampak virus corona juga turut dirasakan oleh para nelayan yang biasa mengantarkan wisatawan untuk melihat atraksi lumba-lumba di  perairan Lovina. Sebab selama ini sebut Suardipa, wisatawan Tiongkok lah yang paling banyak menikmati atraksi lumba-lumba di Buleleng.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top