Buleleng Kembali Tambah Pasien Covid

SINGARAJA – fajarbali.com | Penambahan terhadap pasien yang dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 yang ada di Kabupaten Buleleng terus terjadi. Hingga, Kamis (13/8/2020) kasus penambahan terhadap pasien yang dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 yang ada di Buleleng mengalami penambahan sebanyak empat orang.

Dimana keempat orang tersebut dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 setelah melakukan tes swab dengan hasil terkonfirmasi. Keempat orang tersebut berasal dari tiga kecematan yakni Kecamatan Buleleng sebanyak dua orang, Kecamatan Sukasada sebanyak satu orang dan juga satu orang dari Kecamatan Sawan.

Hal itu diungkapkan oleh bagian humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Buleleng I Ketut Sweca saat memberikan keterangan pers, Kamis (13/8/2020) sore. Bahkan Sweca menuturkan disamping ada penambahan sebanyak empat orang ada juga pasien yang terkonfirmasi Covid 19 yang telah menjalani perawatan telah dinyatakan sembuh sebanyak dua orang yang semuanya itu berasal dari dua kecamatan yakni Buleleng dan Kecamatan Banjar masing-masing satu orang.

”Memang dalam penanganan Covid 19 yang ada di Buleleng terus mengalami penambahan sehingga total yang dilakukan perawatan hingga kini sebanyak 68 orang pasien yang tersebar di Rumah Sakit RSUD sebanyak 23 orang pasien, RS Giri Emas sebanyak Sembilan orang dan RS Bali Mede Singaraja sebanyak satu orang serta satu orang juga dirawat di RS Karya Dharma Usadha (KDH) Singaraja,”tutur Sweca. Selain itu lanjut Sweca ada juga tiga orang yang dinyatakan masuk catatan Probable atau orang yang memiliki bergejala hasil belum keluar namun sudah meninggal dunia yang mana ketiganya itu berasal dari Kecamatan Buleleng, Kubutambahan dan Kecamatan Banjar.

”Untuk kasus Probable atau orang yang memiliki bergejala hasil belum keluar namun sudah meninggal dunia ada tiga orang sedangkan orang yang melakukan isolasi mandiri yang kini ditangani di Buleleng sebanyak 34 orang,”akunya. Dikonfirmasi terkait dengan permohonan suket? Sweca mengakui kalau untuk permohonan suket yang telah diajukan berjumlah 128 permohonan namun yang sudah ditandatangani berjumlah 122.

”Kalau permohonan berjumlah 128 yang sudah ditandatangani 122 yang terdiri dari 81 mesjid, 19 gereja dan 21 pura serta satu wihara dan untuk orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid 19 di Kabupaten Buleleng masih dua orang,”tutupnya. (ags).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pengerjaan Pasar Banyuasri Koster Kembali Suntikkan Dana

Kam Agu 13 , 2020
SINGARAJA – fajarbali.com | Pembangunan terhadap Pasar Banyuasri yang kini sedang berlangsung pengerjaannya yang ada di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng kembali mendapatkan suntikan dana dari Gubernur Bali Wayan Koster sebesar Rp 50 Milyar. Anggaran yang berasal dari APBD Provinsi Bali itu rencananya akan diberikan pada tahun 2021 mendatang.