BNNK Karangasem Targetkan Pembentukan Klinik Pratama Kesulitan Rekrut TKK Dokter dan Perawat

AMLAPURA – fajarbali.com | Keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Karangasem selama 2019 ini terbilang cukup sukses dalam menjalankan fungsinya. Selain melakukan pencegahan, BNNK juga berhasil mengamankan satu pelaku pengguna narkoba. Bahkan, tahun 2020 mendatang BNKK juga bakal melengkapi pembentukan Klinik Pratama yang akan dipakai untukpelayanan pengguna rehabilitasi sosial maupun dalam pembuatan surat keterangan bebas narkoba. 

 

 

Kepala BNNK Karangasem, AKBP Ketut Arta,Selasa (3/12/2019) , dalam keterangannya mengatakan, BNNK yang baru terbentuk Maret 2018 ini baru efektif berjalan pada tahun 2019. Pembentukannya melihat potensi kerawanan narkoba di Karangasem cukup tinggi. “Dengan personil yang kita miliki, baik dari kepolisian dan pemda kita sinergi melakukan pencegahan dan pemberantasan,” ujar Ketut Arta. 

 

Sebagaimana fungsinya, kata Ketut Arta, BNNK lebih banyak melakukan pencegahan dengan mengoptimalkan sosialisasi serta tes urine disejumlah instansi. BNNK pun, telah melakukan kerjasama dalam bentuk penandatanganan MOu dengan 12 instansi. Bahkan, pihaknya juga sampai bulan November 2019 ini,sudah melaksanakan kegiatan sampai 708 kali. Sebagian besar kegiatan itu dilaksanakan mempergunakan anggaran non dipa yang sampai 600 kali lebih. “Kegiatan itu dilaksanakan lebih banyak mempergunakan anggaran dari non Dipa,” ujarnya. 

 

Selain itu, BNNK Karangasem juga melakukan kerjasama dengan kelian desa adat dengan membuat pararem. Pararem ini merupakan inovasi BNNK dalam mengandeng desa adat. Sehingga penerapan sanksi bagi pengguna dan menyalahgunakan Narkoba bukan karena sanksi secara hukum nasional namun juga hukum adat. “Dari 190 desa Adat di Karangasem, sudah 12 desa yang membuat pararem,” ujarnya lagi. 

 

Ketut Arta juga menyampaikan, ditahun 2020 merancang pembentukan klinik Pratama. Klinik Pratama dimaksudkan untuk pelayanan pengguna rehabilitasi sosial maupun dalam pembuatan surat keterangan bebas narkoba. Hanya saja, sebut Ketut Arta, pembentukan klinik Pratama masih dalam proses karena sampai saat ini masih kesulitan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) untuk pengisian Dokter penanggungjawab klinik, satu dokter dan satu perawat. “Kita sudah buka pendaftaran namun belum ada yang melamar, kita butuh dua dokter dan satu perawat,” ujarnya. (bud).

 

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Calon Perseorangan Pilkada Karangasem Mulai Dibuka

Sel Des 3 , 2019
AMLAPURA – fajarbali.com | Calon perseorangan untuk Pilkada Bupati dan wakil bupati Karangasem tahun 2020 mesti mengantongi 32.317 KTP dukungan. Selain itu, persyaratan dukungan juga mesti lolos verifikasi. Hal itu dikatakan Divisi Sosialisasi, KPU Karangasem Putu Deasy Natalia, Selasa (3/12/2019) .     Save as PDF

Berita Lainnya