BKKBN Bali-Pemkab Jembrana Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana

IMG-20260207-WA0002
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Bupati Jembrana.

NEGARA-fajarbali.com | Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Bupati Jembrana dan Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana guna memperkuat sinergi pelaksanaan Program Bangga Kencana, dengan fokus dukungan terhadap implementasi Sekolah Lansia Day Care (SIDAYA) di daerah.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan peran keluarga dalam seluruh siklus kehidupan, termasuk kelompok lanjut usia.

Dalam audiensi dibahas penguatan kolaborasi lintas sektor, optimalisasi peran TP PKK, serta integrasi program hingga tingkat desa agar intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For.,M.A.R.S. memaparkan fokus kegiatan prioritas tahun 2026, antara lain keberlanjutan program quick wins Kemendukbangga/BKKBN seperti pembinaan keluarga balita dan anak melalui pendekatan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penguatan lansia melalui program SIDAYA, peningkatan pola pengasuhan melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, serta dukungan percepatan penurunan prevalensi stunting.

Selain itu, pengembangan dan pemanfaatan super apps berbasis data keluarga juga menjadi perhatian untuk memperkuat intervensi yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan riil keluarga.

Dalam pertemuan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN Bali juga menegaskan peran strategisnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Dukungan dilakukan melalui penyediaan data dasar berbasis Sistem Informasi Keluarga (SIGA), pemantauan pelaksanaan di lapangan, serta kolaborasi lintas sektor dalam pertukaran data dan monitoring evaluasi.

Pada aspek perencanaan jangka menengah, turut dibahas penerapan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai operasionalisasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2045 agar kebijakan kependudukan daerah adaptif dan terintegrasi dengan sektor pembangunan lainnya.

BACA JUGA:  Menuju Bali Bersih, Penegakan Regulasi adalah Kunci

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M. menyambut baik penguatan sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh program strategis BKKBN.

Ia menilai program pembangunan keluarga memiliki kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas generasi mendatang.

Dalam kesempatan itu, Kemendukbangga/BKKBN Bali juga menekankan optimalisasi pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana sebagai stimulan pendanaan program, termasuk penguatan pelayanan KB, penyediaan sarana prasarana, serta dukungan operasional kader dan penyuluh lapangan di Kabupaten Jembrana.

Audiensi ini menjadi langkah konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN berjalan efektif, berbasis data, dan berdampak nyata bagi kualitas keluarga serta percepatan pembangunan SDM di Kabupaten Jembrana.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top