Biar Produk Meningkat, Pertanian Perlu Didukung untuk Modernisasi

JAKARTA-fajarbali.com | Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut. Tak hanya itu, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris. Negara yang memiliki sektor pertanian yang luas. 



Berbagai produk pertanian dihasilkan oleh petani Indonesia. Mulai dari minyak sawit, karet alam, kakao, kopi, teh, singkong dan beras. Potensi itu bisa menjadi kekuatan pangan masyarakat Indonesia. Maka dari itu, untuk menguatkan sistem pertanian, diperlukan teknologi dan mekanisasi pertanian yang tepat. 

Dengan begitu, pertanian bisa meningkatkan produksi dan sistem ketahan pangan nasional. Maka dari itu, sektor pertanian diperlukan dukungan dari berbagai elemen bangsa. Salah satu dukungan diperlihatkan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Ia mengatakan bahwa pertanian merupakan ujung tombak suatu bangsa. 

“Pertanian adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. Jangan sampai profesi petani di Indonesia makin kedepan makin tidak dilirik generasi muda dan akhirnya malah punah,” ungkap Puan dalam siaran pers yang diterima Parlementaria, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga :
Suradnyana Minta Kadiskes Baru Untuk Bekerja Maksimal
DBS eTalk Series: Seberapa Penting Peranan Vaksinasi dalam Pemulihan Perekonomian Indonesia?

Ia juga melanjutkan bahwa diperlukan kesabaran dalam proses menanam sampai panen. Hal itu memerlukan kegigihan, ketekunan, kesabaran, pengetahuan, dan kerja keras.  

“Masyarakat Indonesia agar turut mengungkapkan rasa syukur kepada para petani. Menurutnya, profesi petani tidak boleh dipandang sebelah mata, karena para petani dan alam telah memberikan manfaat yang tak ternilai untuk menopang kehidupan manusia,” ujar Puan. 

Selain Puan Maharani, anggota DPR lainnya juga mendukung untuk modernisasi pertanian. Salah satunya, anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno. Ia mengatakan bahwa menilai upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menguatkan sistem teknologi dan mekanisasi pertanian sudah tepat. 

“Kami mendorong penguatan modernisasi produksi dari hulu ke hilir. pemanfaatan teknologi harus terus dimaksimalkan agar pertanian kita semakin maju,” kata Julie dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).  

Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menguatkan sistem teknologi dan mekanisasi pertanian sudah tepat. Sebab menurutnya, dengan melakukan modernisasi, dapat meningkatkan produksi dan sistem ketahanan pangan nasional. Langkah ini perlu mendapatkan dukungan. 

“Kami mendorong penguatan modernisasi produksi dari hulu ke hilir. pemanfaatan teknologi harus terus dimaksimalkan agar pertanian kita semakin maju,” kata Julie dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Selain itu, Julie mengapresiasi meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) pada periode Mei 2021. Meski demikian, politisi Partai NasDem itu berharap, kenaikan NTP terjadi untuk semua subsektor, termasuk peternakan dan hortikultura. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perhatikan Aspirasi Daerah, Ini Isi Concall Ketua DPR RI Puan Maharani dengan Wakil Bupati Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali

Sel Jun 15 , 2021
JAKARTA-fajarbali.com | Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan conference call(concall) dengan Wakil Bupati Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali di Pendapi Gede Kompleks Balaikota Solo, Sabtu (12/6/2021). Hal itu dilakukan lantaran Puan sedang meninjau percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara daring.