Bertemu Ditjen KSDAE , Bupati Tamba Bahas Wisata Berbasis Alam di TNBB

NEGARA-fajarbali.com | Bupati Jembrana I Nengah Tamba melaksanakan pertemuan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Wiratno guna membahas pelestarian kawasan hutan dan pengembangan wisata alam pada zona pemanfaatan maupun zona publik Taman Nasional (TN) Bali Barat di Kementrian LHK RI, Jumat (11/6/2021).


Didampingi Asisten Administrasi Umum I Ketut Kariadi Erawan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Wayan Sudiarta, Bupati Tamba mengatakan kehadiran secara langsung ke Kementrian LHK RI itu untuk berkoordinasi lebih lanjut terkait pengelolan zona pemanfaatan maupun zona publik di TN Bali Barat yang nantinya diperuntukan sebagai  kawasan wisata alam. Banyak potensi yang dapat dikembangkan di TN Bali Barat, dengan  potensi alam yang begitu indah serta keragaman ekosistem yang di dalamnya.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Wiratno selaku Dirjen KSDAE  KLH RI sudah sangat progresif  membantu Jembrana dalam mendukung pengelolaan zona pemanfaatan maupun zona publik sebagai kawasan wisata berbasis alam. Kita terus berkordinasi mengingat keberadaan TN Bali Barat dibawah naungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,” ujarnya.

Baca juga :
Pendapatan Sektor Pajak Kecil dan BHP Belum Cair, Perbekel Diminta Bijak Kelola Dana BHP
Maksimalkan WFB, UMKM Bisa Jadi Pendukung Pemulihan Ekonomi

Lebih lanjut, kata orang nomor satu di Jembrana ini juga dibahas terkait program pelestarian hutan mangrove (bakau) dan buyuk (nipah) serta hutan produksi yang terdapat di Kabupaten Jembrana. Sesuai visi misinya memimpin Jembrana, Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, menjaga kelestarian hutan,  termasuk hutan bakau dan buyuk (nipah) sebagai kesatuan ekosistem bagian implementasi konsep segara gunung (Wana Kerthi). 

“Astungkara, komitmen kita terhadap program pelestarian hutan mendapat dukungan penuh oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Sehingga dengan kolaborasi yang baik ini apapun  program-program pelestarian kawasan hutan yang ada di Jembrana akan selalu disuport penuh oleh Pemerintah Pusat khususnya melalui KLH RI,” ujarnya.

Sementara Ditjen KSDAE KLH RI, Wiratno menyambut baik langkah Bupati Jembrana  terkait pengelolaan zona pemanfaatan dan zona publik TN Bali Barat yang akan diperuntukan sebagai kawasatan wisata alam dan secara aturan hal itu bisa dilaksanakan di TN Bali Barat.

“Saya sangat mengapresiasi ide gagasan Pak Bupati Tamba ini, apalagi didukung potensi alam yang ada di TN Bali Barat yang begitu luar biasa. Disamping itu, Kementrian LHK RI lewat Dirjen KSDAE juga mendukung penuh program-program kerjasama yang dicanangkan Pemkab Jembrana khususnya yang berbasis konservasi, tentunya hal itu sangat selaras dengan program-program yang ada pada KLH RI dan Dirjen KSDAE,” ujar Wiratno. (prm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tanam Pohon Warnai Peringatan Bulan Bung Karno

Sen Jun 14 , 2021
NEGARA-fajarbali.com | Sejumlah bibit tanaman banten bumi ditanam di Desa Manistutu Kecamatan Melaya, Jumat (11/6/2021). Penanaman yang dilakukan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna diikuti Forkopimda Jembrana itu, merupakan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. 
BPD BALI