Bawaslu Badung Gandeng SMAN 1 Mengwi Perkuat Pengawasan Partisipatif Lewat Program GEMPAR

2026-01-26-at-16.25.21
Tanamkan nilai demokrasi Pancasila, Bawaslu Badung jadikan SMAN 1 Mengwi pilot project program GEMPAR.

MANGUPURA-fajarbali.com | Upaya memperkuat pengawasan partisipatif terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Bawaslu Kabupaten Badung bersama SMAN 1 Mengwi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam Penguatan Pengawasan Partisipatif melalui Program GEMPAR (Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif). Kegiatan tersebut berlangsung di SMAN 1 Mengwi, Senin (26/1/2026). SMAN 1 Mengwi menjadi sekolah pertama yang menyetujui Kerjasama ini. Selanjutnya, Bawaslu Badung memperluas kolaborasinya dengan semua SMA yang ada di Badung.

Penandatanganan PKS ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif peserta didik, guru, serta pegawai termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program GEMPAR. Melalui kerja sama ini, nilai-nilai demokrasi diharapkan dapat tertanam sejak dini di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, menyampaikan bahwa PKS tersebut tidak terbatas pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dalam satu kali kegiatan saja. Lebih dari itu, kerja sama ini diarahkan untuk membangun karakter peserta didik agar memahami dan menerapkan nilai-nilai Demokrasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“PKS ini tidak hanya soal sosialisasi pengawasan partisipatif dalam satu kegiatan saja, tetapi bagaimana mendorong siswa didik memiliki karakter yang mengerti nilai Demokrasi Pancasila untuk diterapkan di lingkungan sekolah dan lebih jauh di masyarakat,” ujar Semara Cipta.

Ia menambahkan bahwa karakter kejujuran, sikap menolak kecurangan, serta keberanian untuk melaporkan pelanggaran tidak tumbuh dalam waktu singkat. Nilai-nilai tersebut membutuhkan proses pendidikan dan pemahaman yang berkelanjutan sejak dini.

“Karakter kejujuran, menolak kecurangan, dan berani melaporkan pelanggaran tidak tumbuh secara cepat. Oleh karena itu, kami memulai dengan langkah pelan namun pasti, menginternalisasi nilai-nilai Demokrasi Pancasila kepada generasi muda melalui Program GEMPAR,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wisuda ke-158, Unud Lepas 850 Lulusan

Kepala SMAN 1 Mengwi, I Nyoman Alit Tiana, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan sependapat dengan Bawaslu Kabupaten Badung. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa kejujuran pada peserta didik sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. “Pada masa inilah siswa belajar menjadi unsur penting dari lingkungannya. Di sekolah, mereka juga sudah belajar berdemokrasi melalui Pemilihan OSIS,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan rencana untuk memberikan ruang kreativitas kepada peserta didik melalui kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan nilai demokrasi, seperti pembuatan majalah dinding (mading). Selain itu, pihak sekolah berencana melibatkan Bawaslu Kabupaten Badung dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif menjelang Pemilihan OSIS tahun 2026.

Kegiatan penandatanganan PKS ini turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kabupaten Badung, serta jajaran staf. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, jujur, dan berani menjaga nilai-nilai demokrasi. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top