Bawaslu Badung dan Relawan Kawan Alam Serukan Kesadaran Lingkungan Pesisir

1000568715
Sinergi lintas sektor, Bawaslu Badung turun tangan bersihkan Pantai Kuta.

MANGUPURA-fajarbali.com | Kawasan ikonik Pantai Kuta kembali menjadi pusat perhatian melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Bawaslu Kabupaten Badung bersinergi dengan komunitas Kawan Alam Bali menggelar aksi bersih-bersih pantai massal pada penghujung Maret 2026. Kegiatan kolaboratif ini tidak hanya melibatkan penyelenggara pemilu, tetapi juga merangkul Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, berbagai stakeholder vertikal, kelompok siswa, hingga puluhan relawan yang peduli terhadap ekosistem pesisir.

Aksi lingkungan ini diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2026. Lebih dari sekadar seremoni, gerakan ini merupakan manifestasi kepedulian kolektif terhadap keberlanjutan sumber daya air yang kian krusial bagi kehidupan. Dengan menyisir garis pantai, para peserta berupaya memastikan kawasan pesisir bebas dari limbah plastik yang berpotensi mencemari kualitas air laut dan lingkungan sekitarnya.

Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta, menekankan bahwa momentum ini adalah pengingat akan jati diri masyarakat Bali. Baginya, kearifan lokal Bali telah lama menempatkan air sebagai elemen suci yang harus dimuliakan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat kembali sadar bahwa menjaga kelestarian air harus dimulai dari langkah kecil dan sederhana, yakni dengan disiplin memilah sampah dari rumah masing-masing demi keberlanjutan masa depan,” ujarnya.

Senada dengan semangat tersebut, Anggota Bawaslu Badung, Rachmat Tamara, memberikan perspektif menarik terkait korelasi antara alam dan demokrasi. Ia menganalogikan kebersihan pantai dengan integritas politik. Menurutnya, menjaga alam agar tetap bersih adalah bentuk perawatan terhadap jasmani dan rohani manusia. “Semangat bersih inilah yang juga diusung Bawaslu dalam memastikan jalannya demokrasi di Indonesia tetap murni dan bebas dari praktik-praktik kotor,” ucapnya.

Keterlibatan internal lembaga juga terlihat sangat solid. Kepala Sekretariat Bawaslu Badung, Drs. Firman Kurniawan, secara langsung menginstruksikan jajarannya untuk terjun ke lapangan sebagai bentuk kontribusi nyata institusi. Ia menegaskan bahwa institusi negara tidak boleh eksklusif, melainkan harus hadir memberikan teladan dalam isu-isu sosial dan lingkungan. “Saya berharap aksi ini bisa memantik kesadaran masyarakat luas bahwa perubahan besar selalu diawali dari kebiasaan diri sendiri,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kodam IX/Udayana Dukung Aksi Bersih Pantai Bali, Wujud Sinergi TNI Jaga Lingkungan dan Pariwisata Nasional

Aksi bersih-bersih di Pantai Kuta ini juga menjadi ruang edukasi bagi para siswa dan generasi muda yang hadir. Mereka diajak untuk memahami bahwa kawasan pesisir adalah benteng terakhir pertahanan lingkungan Bali. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut tidak berhenti saat kegiatan berakhir, melainkan bertransformasi menjadi sebuah gerakan budaya yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.

Bawaslu Badung berkomitmen untuk terus mendukung program-program pelestarian alam yang berdampak positif bagi masyarakat. Melalui sinergi bersama Kawan Alam Bali, diharapkan tercipta kesadaran kolektif yang berkelanjutan. Harapannya, pesona Pantai Kuta tetap terjaga sebagai warisan dunia, sekaligus menjadi simbol harmoni antara manusia, lingkungan, dan integritas yang bersih. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top