Banyak Anak di Badung Tak Bisa Masuk Sistem Pendaftaran Vaksinasi

(Last Updated On: )

MANGUPURA-fajarbali.com | Vaksinasi tahap pertama Covid-19 untuk anak 6-11 tahun di Kabupaten Badung belum bisa mencapai 100 persen. Padahal target vaksinasi dosis pertama yang diberikan oleh Provinsi jatuh pada Selasa (28/12).

Hal ini terjadi akibat banyaknya anak yang tidak bisa masuk dalam sistem pendaftaran vaksinasi. Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Badung dr. Wayan Darta mengakui, dalam menjalankan vaksinasi anak terdapat sedikit kendala. Pasalnya untuk warga negara asing (WNA) yang juga sebagai siswa tidak dapat didaftarkan pada sistem vaksinasi.

“Kami mendapatkan dealine dari pak Gubernur Bali hari ini(kemarin), tapi ada sedikit kendala. Hal ini terjadi karena siswa WNA yang orang tuanya tidak memiliki NIK dan SKTT (Surat Keterangan Tempat Tinggal), biasanya mereka ada di sekolah internasional,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mencapai target vaksinasi, dr. Darta menerangkan, akan terus menggenjot hingga akhir Desember 2021. Sehingga untuk vaksinasi dosis kedua akan dimulai pada pertengahan Januari 2022. Sementara untuk siswa WNA akan diikutkan dalam vaksinasi gotong royong.

“Kami akan lakukan penyisiran agar tercapai target sampai akhir Desember, karena mungkin ada yang sakit atau belum datang. Untuk jumlah WNA atau expatriate itu kira-kira 10 persen darti target sasaran,” terangnya.

 

Pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun sampai Minggu (26/12) lanjutnya, sudah mencapai 32.436 orang atau setara dengan 71,8 persen. Sementara itu target sasaran vaksinasi sejumlah 45.183 orang.

“Data terakhir di hari Minggu sebanyak 71.8 persen. Untuk hari ini, belum dihitung, perkiraan capaian kisaran 80 persen,” ujarnya. 

 

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, dalam pencapain target vaksinasi telah diterjunkan 69 tim vaksinator. Seluruh tim tersebut berasal dari 13 Puskesmas dan dan 56 tim tambahan, dengan jumlah 10 orang untuk satu tim.

“Sampai saat ini tidak ada penolakan dari orang tua siswa, malah mereka sangat antusias. Tapi kami harus berhati-hati saat penyuntikan vaksin kepada anak, karena sedikit saja sakit kami tidak berani. apalagi dosis vaksin untuk anak sama dengan orang dewasa,” pungkasnya. (put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Capaian Vaksinasi di MII Klungkung Rendah

Sel Des 28 , 2021
(Last Updated On: )SEMARAPURA-fajarbali.com | Setelah berjalan selama dua pekan, Satgas Covid-19 Kabupaten Klungkung mulai melakukan evaluasi terhadap vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Targetnya, pada Selasa (28/12), capaian sudah menyentuh angka 90 persen. Namun, ternyata target tersebut tak bisa direalisasikan. Lantaran ada beberapa sekolah yang capaian vaksinasinya masih rendah.  Salah […]

Berita Lainnya