Bandara Ngurah Rai Gelar Latihan PKD ke 115, Simulasikan Pesawat Boeing Terbakar

Berjalan Lancar dan Kondusif

(Last Updated On: )

LATIHAN PKD-Angkasa Pura gelar Latihan Keadaan Darurat (PKD) ke-115 Tahun 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Kamis 30 Mei 2024. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Angkasa Pura dan stakeholder terkait menggelar simulasi atau Latihan Keadaan Darurat (PKD) ke-115 Tahun 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Kamis 30 Mei 2024. Latihan yang berlangsung di Apron Selatan Bandara tersebut menggunakan Latihan Skala Penuh atau Full Scale Exercise, Aircraft Accident Exercise, Security Exercise, Fire Building Exercise. 
 
Simulasi yang kesekian kalinya ini dilaksanakan dihadiri sejumlah pejabat terkait. Seperti, Direktur Operasional Angkasa Pura 1, ⁠Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kabid Dokkes Polda Bali, Kapolres Kawasan Bandara Kepala Basarnas Denpasar, ⁠GM. PT. Angkasa Pura 1 Bandara Ngurah Rai, Kepala Otban wilayah IV Bali, ⁠General Manager Airnav Cabang Denpasar, dan Station manager Airlines. 
 
Simulasi ini melibatkan unsur-unsur meliputi, Satuan ARFF (Airport Rescue Firefighters), Satuan Basarnas, Satuan Pemadam Kebakaran Badung, Team Gegana Brimobda Bali, Team K9 Polda Bali, Satuan PHH AU, Satuan Dalmas Polres Bandara, Team DVI polda Bali dan Team Medis RS. 
 
Dalam simulasi tersebut diskenariokan sebuah pesawat Udara Maskapai Kintamani Air Type Pesawat Boeing 777-300 Ear rute Denpasar-Singapura mengalami kecelakaan. Pesawat yang mengangkut 276 penumpang dan 17 crew itu mengalami kecelakaan ketika rolling dari runway 09, main wheel kanan pecah dan meledak. 
 
Akibatnya, pesawat sliding ke kanan dan terbakar di sholder sisi selatan runway (6e pada grid map). Kecelakaan tersebut mengakibatkan, 8 orang meninggal dunia, 54 orang luka berat, 86 orang luka ringan, dan 144 lainnya selamat. 
 
Menerima informasi itu, Unit ARFF bandara I Gusti Ngurah Rai langsung bergerak ke lokasi menyelamatkan dan melakukan pemadaman terhadap pesawat yang mengalami kecelakaan. Gerak cepat juga dilakukan Unit ambulans RS yang telah dihubungi oleh Balai Badan Karantina Kesehatan (BBKK). 
 
Sementara dalam waktu yang bersamaan, sekitar pukul 11.20 Wita, ada pihak yang berupaya menggagalkan event Internasional tersebut dengan berunjuk rasa dan pengerahan massa. Aksi protes massa dapat dikendalikan oleh Dalmas Polres dan PHH TNI AU. Pelaku povokator dapat ditangkap. 
 
Aksi demonstrasi kian brutal. Apalagi ada kelompok aksi membawa bom di ransel masuk melalui Main Gate Terminal Selatan. Beruntung, pelaku berhasil diringkus. Untuk mengendalikan keadaan diserahkan dari GM. PT Angkasa Pura 1 Bandara Ngurah Rai kepada Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai. Selanjutnya, Unit Jibom dan K9 diturunkan untuk penanganan Bom dan sterilisasi lokasi. 
 
Skenario lanjutan, sekitar pukul 12.15 Wita terjadi kebakaran di bapada ruang panel lantai 6 Tower Airnav yang sedang dilakukan pemeliharaan. Satu orang staf terluka dan pingsan. Kemudian, petugas ARFF Bandara I Gusti Ngurah Rai dan ambulans melakukan tindakan pemadaman dan penyelamatan terhadap korban yang mengalami luka sebanyak 3 Orang. Api dapat dikendalikan dan dipadamkan dan seluruh korban dapat dievakuasi dalam keadaan selamat. 
 
Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Kawasan Bandara, Ipda Nyoman Darsana membenarkan adanya simulasi PKD di Bandara Ngurah Rai. Menurutnya, Polres Bandara juga ikut dalam latihan tersebut sebagai Tim Dalmas bergabung bersama PHH Lanud Ngurah Rai dan pengamanan jalur latihan evakuasi korban. 
 
“Ya tadi simulasi sudah dilaksanakan. Seluruh rangkaian latihan berjalan lancar dan situasi aman kondusif,” ungkapnya. R-005 

Next Post

Empat Warga Meksiko Terdakwa Kasus Penembakan Warga Turki Jalani Sidang Perdana

Kam Mei 30 , 2024
Tujuan para Terdakwa datang ke Bali untuk berlibur, sekaligus mencari seseorang berkewarganegaraan Turki, Mehmet Turan
1000010018

Berita Lainnya