Bali Culinary Pastry School (BCPS) Tandai Tonggak Baru Pendidikan Cokelat melalui Penandatanganan MoU dengan Valrhona

IMG-20260507-WA0105
Penandatanganan resmi kerjasama antara Bali Culinary Pastry School (BCPS) dan Valrhona. Berdiri di tengah adalah Ibu Ariani Siswanto, Pendiri BCPS, dan Ibu Martine Grazioso, CEO Valrhona.

TABANAN - Fajarbali.com | Culinary Pastry School (BCPS) menandai sebuah tonggak penting dalam pendidikan profesional cokelat dan pastry di Indonesia melalui Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Valrhona pada Jumat, 24 April 2026 di Pastry Chocolate Lab – Bali Culinary Pastry School. 

Valrhona, maison cokelat asal Prancis yang telah berdiri lebih dari satu abad, dikenal secara global atas komitmennya terhadap keunggulan, keberlanjutan, dan pendidikan kuliner. Penandatanganan ini mencerminkan ambisi bersama untuk menghubungkan generasi baru talenta kuliner Indonesia dengan standar internasional dalam craftsmanship .

Kolaborasi ini menghadirkan kerangka pendidikan terstruktur yang berfokus pada transmisi pengetahuan, pembelajaran berbasis praktik, serta persiapan talenta kuliner 

muda untuk memasuki pelatihan cokelat tingkat lanjut sejak tahap awal perjalanan profesional mereka, dengan fokus pada cokelat, pastry , es krim, dan gastronomi premium.

Babak Baru dalam Pendidikan CokelatPenandatanganan Kerjasama ini mendukung pengembangan berkelanjutan dari Bali Chocolatier Pâtissier Professional School , sebuah program intensif berbasis praktik yang menandai evolusi signifikan dalam pendidikan pastry dan cokelat di BCPS.

Berakar pada komitmen Nyanyi Bali terhadap pendidikan yang bermakna, program ini menghubungkan craftsmanship , keberlanjutan, dan inovasi, serta membentuk generasi baru chef yang memahami cokelat bukan hanya sebagai bahan, tetapi sebagai ekspresi dari alam , manusia, dan makna .

Program ini secara resmi dimulai pada 9 Februari 2025 , dengan tujuh peserta yang mengikuti perjalanan pelatihan penuh waktu selama lima bulan. Partisipasi dalam program ini bersifat selektif, di mana peserta harus terlebih dahulu menyelesaikan program Professional Chef Pastry Bakery di BCPS sebelum melanjutkan ke spesialisasi ini. 

Selama program berlangsung, peserta akan menjalani pengalaman belajar yang melampaui ruang dapur, antara lain:

• pengalaman origin yang imersif, termasuk kunjungan edukatif ke Valrhona Cacao Forest untuk memahami perjalanan cokelat dari sumber hingga menjadi produk akhir ;

BACA JUGA:  Wabup Dr. Sanjaya Kunjungi Penderita Radang Otak di Denbantas

• sesi khusus bersama chef internasional yang dihadirkan oleh Valrhona, dengan fokus pada tasting , teknik, dan pengembangan sensori ;

• program immersion profesional di L’École Valrhona Japan , di mana peserta mengembangkan kemampuan kreatif dan teknis dalam lingkungan pembelajaran global .

Perjalanan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, rasa ingin tahu, serta penghargaan yang lebih dalam terhadap ekosistem di balik setiap bahan.

Memperkuat Kerangka Pendidikan Jangka Panjang Selain pelatihan bagi siswa, kolaborasi ini juga mendukung pertukaran pengetahuan, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kapasitas instruktur BCPS melalui pengalaman immersion di lingkungan pembelajaran internasional, guna memastikan standar pengajaran tetap selaras dengan industri global.

Dalam sambutannya, Ariani Siswanto , Pendiri Bali Culinary Pastry School, menekankan pentingnya pendidikan yang memiliki tujuan . BCPS bangga menjadi sekolah kuliner pertama di Indonesia yang menjalin kolaborasi pendidikan terstruktur seperti ini dengan Valrhona.

Melalui komitmen jangka panjang ini, BCPS terus membangun ekosistem di mana pendidikan, craftsmanship, dan keberlanjutan berjalan bersama untuk membentuk masa depan gastronomi di Indonesia. Martine Grazioso , Chief Executive Officer Valrhona, juga menyampaikan keyakinannya terhadap kolaborasi ini .

"Kami percaya bahwa pembelajaran yang bermakna terjadi melalui praktik, proses berbagi, dan rasa ingin tahu. Mendukung perkembangan profesional muda melalui pendidikan yang terstruktur dan imersif merupakan hal yang penting untuk menjaga masa depan craftsm anship cokelat."ucapnya.

Acara ditutup dengan sesi tasting yang menampilkan kreasi cokelat hasil karya para peserta, menjadi penutup yang mencerminkan perjalanan yang dimulai dengan visi dan diwujudkan melalui keterampilan.M002.

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top