Pembukaan Bali Blockchain Summit 2024 di Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya, Denpasar. (Foto: Tha)
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Perkembangan teknologi Blockchain mengantarkan Indonesia termasuk Bali ke dalam era baru yaitu generasi web3 yang memberikan kemampuan untuk memiliki kembali data dan berdaulat secara digital. Untuk menjaga keamanan, ketahanan dan kedaulatan, termasuk di bidang pangan, sumberdaya alam dan energi, Indonesia memerlukan strategi baru untuk memetakan kemampuan teknologi Blockchain.
Sehubungan dengan hal tersebut, CEO Baliola dan Pendiri Mandala Chain sekaligus Koordinator Bali Blockchain Center, I Gede Putu Rahman Desyanta mengatakan, pihaknya menyelenggarakan Bali Blockchain Summit 2024, dengan tema “Building the Foundation of Digital Sovereignty for Sustainable Innovation” sebagai inisiatif kolaboratif antara Indonesia Blockchain Society, Bali Blockchain Center, dan Badan Kreatif Kota Denpasar dengan tujuan untuk meletakkan dasar bagi masa depan transformasi digital yang diberdayakan oleh teknologi blockchain.
"Acara ini akan membahas kapabilitas blockchain yang luas di luar mata uang kripto, memperlihatkan bagaimana blockchain dapat berdampak signifikan terhadap pemerintah, bisnis, dan masyarakat secara keseluruhan sekaligus menggarisbawahi peran penting kedaulatan digital," ungkap Desyanta disela-sela acara Bali Blockchain Summit 2024 di Dharma Negara Alaya, Denpasar, Selasa (20/8/2024).
Desyanta menilai acara ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam memanfaatkan teknologi blockchain untuk memperkuat infrastruktur digital nasional. Sebagai pertemuan tahunan, Bali Blockchain Summit menarik para praktisi dan pakar terkemuka yang berbagi pengetahuan, memicu inspirasi, dan mendorong langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti menuju adopsi blockchain yang luas dan kedaulatan digital.











