Api Ditinggal Sembahyang , Lumbung Wayan Tindih Hangus Terbakar

BANGLI-fajarbali.com | Faktor kelalain kerap menjadi penyebab bencana. Seperti peristiwa yang menimpa I Wayan Tindih, di Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli. Akibat kelaliannya meninggalkan api pergi sembahyang dan mebanten saiban, lumbung padinya hangus terbakar, Rabu (14/3/2018) sekira jam 08.30 pagi. Korbanpun mengalami kerugian cukup besar atas kebakaran tersebut. Diduga api berasal dari percikan api pada saat sedang memasak makanan ternak di tempat masak sebelah lumbung.
Seperti diterangkan Ni Nyoman Riki (istri Wayan Tindih), sekira jam 07.00 dia sedang memasaknasi di dapaur rumah miliknya. Setelah korban selesai memasak nasi, korban memasak makan ternak  di tempat yang sama sekira pk.08.00. Makan ternak yang mereka masak ditinggal untuk melakukan sembahyang (mebanten saiban). Sekira jam 08.30 ia mendengar suara ledakan yang bersal dari dapur. Begitu dilihatnya api sudah membakar lumbung yang berada di area dapur tersebut. Korban mengaku panik dan mencari pertolongan ke tetangganya. Sekitar jam 09.30 api berhasil dipadamkan.Hasil olah TKP yang dilakukan etugas dari tim Identifikasi Polres Bangli dan Bhabinkamtibmas Bebalang , Aipda I Nyoman Dama dan Babinsa Bebalang ditentukan titik api berasal dari balai (dapur) yang berada di dekat lumbung. Atas peristiwa itu, Tindih mengalami kerugian sekira Rp. 10 juta.
Kapolsek Bangli, Kompol Dewa Made Raka secara terpisah membenarkan terjadinya kasus kebakaran lumbung dimaksud di wilayah kerjanya.Pihaknya mengaku telah menurunkan personil Polsek  bergabung dengan Polres dan Bhabinkamtibmas guna mengamankan TKP dan mengumpulkan bahan keterangan meski kejadian itu tidak dilaporkan.”Pelayanan tetap kami berikan kepada masyarakat yang mengalami musibah”, ujar Kapolsek. W-002

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Residivis Pencuri Ayam 'Kambuh' Lagi, Semir Bulu Ayam Agar Tak Dikenali Pemilik 

Rab Mar 14 , 2018
SEMARAPURA-fajarbali.com | Didi Irawan (31) memang tak mengenal jera. Baru saja bebas setelah ditahan selama 6 bulan di Rutan Klungkung, pria  asal Jalan Gelatik  No. 16 Kampung Jawa 001/111, Desa Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Lombok tersebut kini kembali ‘kambuh’. Ia diciduk oleh Sat Reskrim Polres Klungkung, setelah mencuri ayam jago di […]