DENPASAR -fajarbali.com |Viral di media sosial, seorang anak perempuan mengalami intimidasi oleh perempuan dewasa di depan sebuah toko di Jalan Dam Tukad Badung, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Dalam rekaman CCTV yang beredar, perempuan dewasa diketahui inisial NKI itu sudah dilaporkan ke Polresta Denpasar oleh ibu korban terkait kasus penganiayaan.
Informasi menyebutkan, cerita bermula ketika anak perempuan yang tak disebutkan namanya itu diantar oleh sang ayah untuk berlatih silat, sekitar pukul 08.30 WITA. Namun, dalam perjalanan, bapak kandungnya itu ditelepon oleh wanita yang diduga teman sang ayah yakni NKI.
Mereka pun bertemu di TKP dan ditegur oleh terlapor agar tidak lagi berkata "Pelakor". Ternyata usut punya usut, sebelumnya korban sempat berkomentar dalam Live Tiktok milik NKI berupa "Pelakor" dan "Amah Tabiane (Makan cabainya)".
"Twguran tersebut disertai tindakan penganiayaan, sampai korban menangis tersedu-sedu. Terlapor menjambak rambut korban, mencakar pipi dan meremas mulut korban," ungkap sumber, pada Jumat 9 Januari 2026.
Dalam tangkapan layar, terlihat ada dua anak perempuan lain yang sebelumnya dibonceng oleh NKI mengeluarkan ponsel untuk merekam. Anehnya, ayah korban tidak mau mencegah ataupun membela buah hatinya ketika dikasari. Kejadian ini viral di media sosial dan mendapat beragam tangggapan para netizen yang marah melihat ayah korban tidak membela anaknya.
"Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami luka gores pada dahi dan luka cakar pada pipi kiri," tambah sumber.
Sementara itu dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menerangkan bahwa saat ini petugas daru Unit PPA sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban dan orang tuanya (bapak). "Jika ada perkembangan di sampaikan," pungkasnya. R-005










