KUTA -fajarbali.com |Wisatawan asing yang sedang berlibur di Bali khususnya kampung turis Kuta, acap terganggu dengan aksi jambret yang terjadi di Jalan Raya Basangkasa, Seminyak Kuta. Bahkan, aksi jambret ini terjadi sebanyak dua kali, pada Sabtu 28 Februari 2026. Kedua korban merupakan perempuan turis asing yang sedang berjalan kaki.
Para pelaku leluasa merampas kalung emas yang melekat di leher korban, dan langsung kabur. Salah seorang korban mengalami cedera di bagian lengan dan kaki, setelah berusaha mempertahankan hak miliknya dirampas oleh pelaku.
Informasi dilapangan, aksi jambret pertama menimpa korban, Sukhwinder Singh Saini (32) asal New Zealand. Perempuan yang tinggal di Jalan Kayu Aya Laksamana, Seminyak, Kuta, itu dijambret saat sedang berjalan di Jalan Raya Basangkasa, Seminyak, Kuta, pada Sabtu 28 Februari 2026 jam 04.00 dini hari.
Tak disangka, pelaku jambret mengendarai sepeda motor memepetnya dari belakang. Setelah mendekat, tangan pelaku langsung merampas kalung emas di leher korban. Sehingga korban kehilangan kalung emas seberat 20 gram dengan kerugian Rp40 juta. Kejadian ini dilaporkan korban ke Polresta Denpasar.
"Pelaku jambret mengendarai sepeda motor memepet korban dan merampas kalung emas yang dikenakan di leher. Kerugian korban puluhan juta," beber sumber, pada Minggu 1 Maret 2026.
Belum selesai diungkap Polisi, aksi jambret kedua juga terjadi di lokasi yang sama Jalan Raya Basangkasa, Kuta, sekitar pukul 21.15 Wita. Seorang guru, Vasantha AP Vhatanathan, dijambret saat sedang berjalan kaki di TKP.
Korban yang tinggal sementara di Palmea Villa Jalan Drupadi, Seminyak, Kuta itu mengaku tak kuasa menghentikan aksi pelaku. Pelaku datang dengan sepeda motor dan langsung merampas kalung di leher korban yang beratnya mencapai 40 gram. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp104 juta.
Insiden jambret ini tidak hanya merugikan korban secara material saja, tapi korban juga alami luka luka setelah kalungnya dirampas oleh pelaku. Korban terjatuh dan luka berdarah pada lengan dan kaki kirinya.
"Pada saat kalung dirampas, korban terjatuh hingga lengan dan kakinya luka berdarah, pelaku langsung kabur naik sepeda motor," ungkap sumber.
Sementara itu dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya SH mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi jambret tersebut. "Belum dapat info, cek dulu," bebernya, Minggu 1 Maret 2026. R-005










