Aklamasi, Agus Pendit Nahkodai PPMKI Bali

MANGUPURAfajarbali.com | Agus Pendit terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali dalam musyawarah daerah (Musda) PPMKI Pengda Bali bertema ’13th Year Still Classic’ yang berlangsung di Hotel Harris, Kuta Galeria, Badung, Sabtu (07/04/2018).

Dalam Musda yang pertamakali digelar dan  berlangsung secara singkat, sederhana serta penuh kekeluargaan tersebut, Agus Pendit resmi menahkodai PPMKI Bali periode 2018/2021, menggantikan ketua umun sebelumnya, dr. Mahayasa. 

 

Pembina PPMKI Bali Jos Dharmawan mengatakan, Musda ini adalah untuk yang pertamakali sehingga sangat sederhana, dan jauh dari sempurna. 

 

“Selama tiga tahun kepemimpinan dr. Mahayasa, sangat luar biasa dan banyak kemajuan. Dimana jadwalnya sangat padat, hampir setiap bulan sekali ada saja even yang diikuti. Baik, mengikuti pameran, memeriahkan festival, touring di Bali sendiri maupun di luar Bali,” katanya. 

 

Lebih lanjut menyampaikan, perkembangan PPMKI Bali semakin pesat, dan anggotanya pun semakin bertambah. Bali yang kaya dengan komunitas mobil klasik, ungkapnya, dr. Mahayasa telah berhasil merangkul club-club mobil klasik yang ada di Bali. 

 

“Saat ini sudah tergabung hampir 22 club mobil klasik ke PPMKI Bali,” lanjutnya seraya menyampaikan terimakasih kepada club-club yang telah bergabung dan setia mengikuti perkembangan PPMKI Bali. 

 

Sementara, mantan Ketua Umum PPMKI Pengda Bali dr. Mahayasa mengatakan, selama kepemimpinannya, banyak di support dari anggota terutama dari pembina PPMKI Bali. 

 

“Melalui penggemar mobil klasik, saya ingin mempromosikan pariwisata Bali. Dan satu cita-cita saya di PPMKI, yakni ingin mendirikan museum mobil tua. Yang diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru di Bali dengan harapan dikunjungi penggemar mobil klasik dari berbagai belahan dunia,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, dr. Mahayasa juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama kepemimpinannya. Dimana dari berbagai even yang diikuti maupun digelar, selalu tekor alias minus. “Setiap kegiatan pasti kita lakukan dengan saweran teman-teman. Dan tidak pernah ada lebihnya. Tetapi tidak apa-apa, biar tekor asal tersohor,” ujar dr. Mahayasa yang disambut gelak tawa peserta Musda. 

 

Sedangkan Ketua Umum terpilih, Agus Pendit memohon dukungan kepada seluruh anggota PPMKI maupun semua pihak untuk menyukseskan acara ataupun agenda padat yang akan dihadapi ke depanya. Baik itu pameran, touring, dan juga kegiatan bhakti sosial PPMKI Bali. “Mudah-mudahan agenda yang akan kita buat bisa mem-plus-kan, biar tidak banyak tekor,” ungkapnya sembari mengatakan, sebelumnya dirinya belum siap sebagai ketua umum.

 

Agus Pendit sendiri akan dikukuhkan sebagai ketua umum dalam acara touring yang finish di Krisna Wates Sport Temukus, Singaraja, Minggu (15/04/2018). Dan dalam seminggu ini, ia harus menuntaskan susunan pengurus PPMKI Bali. (Alit)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pelestarian Joged hingga Sejarah Tanjung Benoa di BMN III 2018

Sab Apr 7 , 2018
DENPASAR–fajarbali.com | Para penonton setia di Gelar Seni Akhir Pekan (GSAP) Bali Mandara Nawanatya III 2018, Jumat (6/4/2018) malam disuguhkan penampilan apik para seniman muda asal SMPN 1 Sukawati dan SMPN 3 Kuta Selatan sebagai pembuka Bulan Janger.  Save as PDF

Berita Lainnya