JIMBARAN -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Aparat kepolisian hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Labfor untuk memastikan jenis zat kimia yang menewaskan 4 pemuda yang sedang bekerja di kerajinan kulit di Ruko di Perum Taman Griya, Nomor 49 B, Lingkungan Taman Griya, kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (19/12/2020) pagi.
Saat ini, atau tepatnya Minggu (20/12/2020) pagi, Tim Labfor masih melakukan olah TKP untuk mengambil sampel gas yang menjadi penyebab kematian para korban.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian 4 pekerja di TKP. Pihaknya masig menunggu hasil dari Lafor yang memeriksa sampel gas tersebut.
"Belum bisa kami simpulkan. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor karena tidak semua bisa masuk untuk melakukan olah TKP. Olah TKP harus menggunakan alat bantuan pernapasan," terang Kompol Anom ke wartawan, Minggu (20/12/2020).
Menurutnya, sampel gas yang ada di TKP akan diperiksa oleh Labfor dan selanjutnya baru bisa disimpulkan jenis gas tersebut. "Hasil dari Labfor nantinya bisa disimpulkan gas jenis apa yang menyebabkan para korban meninggal," terang mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Soal pabrik kerajinan kulit itu, Kompol Anom mengatakan ada beberapa dokumen yang ditemukan di lokasi. Meski ada izin usahanya namun belum bisa dipastikan. Pihaknya sementara ini masih fokus mencari penyebab kematian para korban.










