Nuanu Real Estate dan UNIT. Luncurkan Black Sands Oasis, Membawa Konsep Desert Modernism ke Nuanu Creative City

2026-10-16-at-12.10.35
(Kiri-kanan): CEO Nuanu Creative City Lev Kroll, Pendiri dan CEO UNIT. Steven Fedos, dan Head Corporate Communications Nuanu Real Estate Reyni Wullur saat memperkenalkan Black Sands Oasis di Nuanu Creative City. (FB/Dartha)

TABANAN-fajarbali.com | Nuanu Real Estate dan UNIT. mengumumkan peluncuran Black Sands Oasis, sebuah pengembangan hunian yang terinspirasi dari konsep Desert Modernism di Nuanu Creative City, Bali. Berlokasi sekitar 700 meter dari pantai, proyek unggulan UNIT. ini menghadirkan 111 unit hunian serta sebuah Observatory Suite yang unik. Dengan harga mulai dari Rp 2,07 miliar, Black Sands Oasis menawarkan ruang hunian yang dirancang secara cermat, memaksimalkan cahaya alami sekaligus menghadirkan keterhubungan dengan lanskap di sekitarnya.

“Black Sands Oasis hadirkan gagasan tersebut dalam bentuk nyata. UNIT. memperkenalkan karakter arsitektur yang khas melalui Desert Modernism, sementara Stella Solaris memperkuat hubungan antara seni dan hunian: sebuah tempat tinggal di dalam karya seni. Yang menarik bagi kami adalah bagaimana gagasan seperti ini dapat memberikan identitas tersendiri bagi sebuah lingkungan hunian. Kami ingin setiap orang menemukan beragam ekspresi Nuanu saat menjelajahi kota ini, dan kami menghargai mitra yang memiliki visi jelas tentang kontribusi yang ingin mereka hadirkan," jelas CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, Kamis (15/10/2026).

“Black Sands Oasis menjadi bagian yang berarti dalam masterplan kami. Saya sangat terkesan dengan besarnya perhatian yang diberikan proyek ini dalam merancang pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim, sebuah elemen baru yang semakin memperkaya keberagaman Nuanu,” imbuh Lev Kroll.

Head Corporate Communications Nuanu Real Estate, Reyni Wullur menuturkan, Black Sands Oasis menerjemahkan konsep Desert Modernism melalui arsitektur yang terinspirasi dari Maroko, palet warna bernuansa pasir, material alami, serta fasad dengan tekstur yang khas. Elemen penyaring cahaya berbahan terakota membantu mengatur masuknya sinar matahari, sementara sistem ventilasi, peneduh, dan bukaan yang ditempatkan secara cermat dirancang untuk mendukung kenyamanan di iklim tropis. "Seluruh elemen tersebut berpadu menciptakan interior yang terbuka, dipenuhi cahaya alami, dan tetap terhubung dengan ruang luar," ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top