SEMARAPURA-Fajar Bali, Kontingen Kabupaten Klungkung kembali menunjukkan prestasinya di ajang olahraga. Kali ini altlet Kabupaten Klungkung menunjukkan dominasinya di cabang olahraga (cabor) bulutangkis tingkat Provinsi Bali. Para atlet tersebut memborong tiga medali emas pada kelas taruna dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Bali 2026 yang berlangsung di GOR Mekar, Seririt, Kabupaten Buleleng.
Tak hanya mendulang tiga medali emas, tapi selama Kejurprov PBSI Bali 2026 yang digelar empat hari, mulai 8 hingga 11 Oktober 2026 tersebut, atlet Klungkung juga berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Klungkung, I Nyoman Widana mengatakan, hasil tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet bulutangkis di Kabupaten Klungkung.
Tiga emas Klungkung masing-masing diraih dari nomor ganda taruna putra, ganda taruna putri, dan ganda taruna campuran. Sementara medali perak diraih dari nomor tunggal taruna putra dan medali perunggu dari tunggal taruna putri.
Pada nomor ganda taruna putra, pasangan Komang Andika Saputra/Made Sudiarta tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan asal Badung, Ofier dan Rasya.
Kemudian pada ganda taruna putri, pasangan Gusti Ayu Sri Pradnyandari dan Ketut Gyanendra juga sukses mengamankan medali emas setelah menundukkan pasangan Badung, Cantik Gladis/Sri Pradnya.
Sementara emas ketiga Klungkung dipersembahkan melalui nomor ganda taruna campuran. Pasangan Gusti Ayu Pradnyandari dan Made Sudiarta yang berhasil mengalahkan pasangan asal Badung, Hugo dan Jenifer.
Capaian tersebut sekaligus memastikan atlet-atlet Klungkung mendapat kesempatan mewakili Bali pada Kejurnas PBSI 2026 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada pertengahan Desember mendatang.
"Pencapaian ini menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjalani latihan secara lebih serius," ungkap Widana.
Prestasi para atlet Klungkung juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom.
Sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi, bonus diberikan secara langsung kepada para atlet yang berhasil meraih juara.
Menurut Widana, dukungan tersebut penting untuk menjaga semangat para atlet sekaligus mendorong mereka agar tidak cepat puas dengan prestasi yang telah diraih.
"Prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih lebih giat lagi, terutama dalam menghadapi Kejurnas nanti," ujar Widana. W-019










