DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Bankir asal Singapura, Perumal Rukesh Varan yang mengaku disekap selama 6 hari oleh pemilik Hotel Dreamsee Bali, Miguel Antonio Garcia Lopez asal Spanyol, tidak sesuai fakta yang sebenarnya. Ternyata Rukesh tidak membayar uang menginap sehingga merugikan pihak hotel puluhan juta rupiah.
Hal itu disampaikan kuasa hukum Miguel Antonio yakni Baginda Sibarani SH. Ia membantah seluruh tudingan Rukesh yang mengaku disekap, mengingat kejadian itu bermotif tidak bayar uang hotel selama menginap.
"Tidak ada penyekapan. Dia bebas menginap di Vila dan tidak pernah membayar sewa hotel yang totalnya sebanyak Rp.56 Juta," ujar Baginda ke wartawan, Selasa (25/8/2020).
Menurut Baginda, pihak hotel berusaha menagih uang hotel namun Rukesh malah melaporkan kasusnya dan mengaku disekap.
Dijelaskan Baginda, Rukesh menginap di Hotel sejak tanggal 10 bulan Juli sampai tanggal 13 Juli. Ia kemudian memperpanjang menginap dari tanggal 15 hingga 20 Juli. "Tapi hingga hari terakhir (20 July) dia tidak pernah membayar hotel," bebernya.
Jadi, total yang harus dibayar Rukesh sebesar Rp.56 juta per Sabtu kemarin itu. "Tapi sampai hari ini pun dia masih menginap di hotel. Tidak ada penyekapan dan pengancaman. Kami ada buktinya," jelas Baginda.
Dijelaskannya, hingga detik ini belum ada pembayaran dan Rukesh masih tinggal di Hotel tersebut. Saat ditagih, dia selalu beralasan bahwa nantinya keluarganya dari Singapura yang akan membayar.










