Wayang Kulit Duta Badung Angkat Kemuliaan Atman 

1000688654
Sanggar Seni Dhanan Jaya, Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi tampil dalam Utsawa (Parade) Wayang Kulit PKB  tahun 2026, Senin (6/7). 

DENPASAR-Fajarbali.com | Sanggar Seni Dhanan Jaya, Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi tampil dalam Utsawa (Parade) Wayang Kulit Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 di Depan Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Senin (6/7). 

 

Melibatkan 29 seniman, pementasan tersebut mengangkat kisah Mahabharata tentang dilema Maha Raja Yudistira yang harus berperang melawan saudara, keluarga, dan gurunya sendiri demi menegakkan dharma. Atas dorongan Bima dan petunjuk Prabu Kresna, Yudistira akhirnya memahami bahwa kejahatan harus ditumpas demi kebenaran.

 

Dalang sekaligus Ketua Sanggar Seni Dhanan Jaya, I Made Ariawan mengatakan, lakon Kresna Duta Durjana dipilih karena sejalan dengan tema PKB XLVIII, yakni Atma Kerthi.

 

“Seorang ksatria memiliki yadnya di medan perang. Mati memperoleh swarga, hidup memperoleh kejayaan. Nilai itulah yang selaras dengan Atma Kerthi, bagaimana perjalanan atma menuju kemuliaan,” ujarnya.

 

Menurut Ariawan, cerita tersebut tidak hanya berbicara tentang peperangan, tetapi juga mengandung ajaran mengenai pentingnya menghargai dan menjaga atman selama manusia menjalani kehidupan.

 

“Banyak petuah tentang bagaimana menyayangi badan, menghargai atman yang ada dalam diri, serta mempersiapkan perjalanan atman ketika sudah lepas dari badan,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian seni, tradisi, dan budaya Bali melalui berbagai ruang ekspresi bagi para seniman.

 

Menurutnya, wayang kulit merupakan warisan budaya yang sarat nilai filosofis dan pendidikan karakter, sehingga penting dikenalkan kepada generasi muda sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Wayang mengandung filosofi kehidupan yang dapat menjadi acuan bagi generasi muda dalam membangun karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya leluhur,” ujarnya.W-004

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top