BULELENG-fajarbali.com | Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310 bernama Rafles Tafa Kusuma (17) alamat Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor yang dinyatakan hilang karena terjatuh dari speedboad saat hendak kedaratan lantaran mengalami mabuk berat di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026) dini hari akhirnya ditemukan menjadi mayat, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 08.38 wita.
Dihari pencarian kedua yang dilakukan Kamis (2/7/2026) kembali dilakukan pencarian sejak pukul 08.05 wita dengan melakukan penelusuran terhadap perairan dilokasi kejadian dengan menggunakan speedboad dan melakukan snorkling dan diving serta penelusuran tepi Pantai. Korban yang hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh lima meter dari Lokasi kejadian.
“Operasi SAR hari ke dua sudah mulai dilaksanakan sejak pagi hari. Pada pukul 08.05 Wita kita melakukan pencarian sorti pertama menggunakan rubber boat Basarnas. Satu unit rubber boat dengan lima person digerakkan menyisiri area pencarian sesuai perencanaan. Saat pencarian, SRU laut menerima informasi adanya penemuan dari seorang nelayan. Dicurigai adanya sesosok tubuh mengapung di seputaran tumbuhan mangrove,”jelas Kepala Koordinator Pos Basarnas Kabupaten Buleleng Kadek Donny Indrawan saat ditemui, Selasa siang.
Tim rubber boat merapat ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi jenasah tersebut, dengan ciri-ciri laki-laki, menggunakan baju biru dan celana pendek biru, posisi terlentang.
“Lokasi penemuan berada lima meter arah tenggara dari titik ditemukan speedboat nya. Selanjutnya jenasah dibawa ke darat untuk dikenali ciri-cirinya oleh pihak keluarga. Pada pukul 10.23 Wita korban dibawa ke RSUD Buleleng dengan ambulance PMI Buleleng untuk dilakukan otopsi,”tambahnya. @gus









