Rayakan Gaya Hidup Aktif, 1.200 Pelari Dunia Taklukkan Rute Nuanu Creative City

2026-06-09-at-20.24.25
Lebih dari 1.200 pelari mengikuti Nuanu Run di Nuanu Creative City.

TABANAN-fajarbali.com | Tren wisata kebugaran (wellness tourism) di Pulau Dewata kian menunjukkan taji. Nuanu Creative City sukses menyelenggarakan ajang lari tahunan Nuanu Run 2026 pada Minggu (7/6/2026). Bertempat di Kabupaten Tabanan, edisi kedua ini berhasil memikat lebih dari 1.200 pelari, baik dari berbagai penjuru domestik maupun mancanegara, yang berkumpul untuk merayakan perpaduan antara olahraga, alam, dan kreativitas.

Tahun ini, kompetisi menghadirkan tiga kategori lomba yang mengakomodasi berbagai tingkatan kemampuan fisik: 5K, 10K, dan Half Marathon (21K). Melalui rute yang dirancang khusus, para pelari rekreasional hingga atlet kompetitif ditantang untuk menembus batas kemampuan mereka. Lintasan yang disajikan pun unik, menggabungkan ruang terbuka hijau, lanskap alam yang asri, serta instalasi artistik yang menjadi identitas visual kawasan Nuanu.

Mengusung tema teatrikal “Push. Play. Prevail.”, ajang ini mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan hidup di tengah modernitas. Di kategori paling bergengsi, Half Marathon 21K, I Nyoman Karmayasa keluar sebagai yang tercepat di sektor putra, sementara Septiana Dina Sari mengamankan podium utama di sektor putri. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi dan perkembangan pesat kualitas performa para pelari lokal di kancah nasional.

Persaingan sengit juga tersaji di kategori lainnya. Untuk jarak 10K, podium juara pertama berhasil diamankan oleh Amram Natali Opat (putra) dan Putri Anggraini (putri). Sementara itu, pada kategori dinamis 5K, kecepatan terbaik ditorehkan oleh I Made Andika di bagian putra dan Virsya Umari Irsyad di bagian putri. Keberhasilan para podium ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan pertumbuhan komunitas lari di Indonesia yang kian kompetitif.

Pihak manajemen menegaskan bahwa esensi dari acara ini melampaui sebatas kompetisi fisik belaka. Ajang ini merupakan instrumen strategis untuk membangun infrastruktur sosial yang sehat dan berkelanjutan di Bali. Melalui pendekatan yang ramah lingkungan, Nuanu berkomitmen menciptakan ekosistem yang mendukung mobilitas tanpa kendaraan bermotor, sekaligus memfasilitasi interaksi sosial yang positif di ruang publik.

BACA JUGA:  Resmi Dibuka, Nuanu Creative City Siap Jadi Ruang Baru Tempat Seni, Budaya, dan Alam Menyatu

“Melihat Nuanu Run terus berkembang dan menjadi bagian dari ekosistem gaya hidup aktif di Bali merupakan hal yang sangat membanggakan bagi kami. Bagi kami, Nuanu Run bukan hanya sebuah ajang lari, tetapi juga langkah nyata dalam mewujudkan visi Nuanu sebagai lingkungan yang ramah bagi pejalan kaki (walkable city), di mana aktivitas fisik dan interaksi sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll.

Kemeriahan tidak berhenti di garis finish. Setelah menyelesaikan balapan, para peserta dan pengunjung disuguhi atmosfer festival di area Race Village. Zona ini mengintegrasikan panggung pertunjukan musik hidup, bazar tenant kuliner lokal yang mengusung konsep nutrisi seimbang, serta berbagai stan aktivasi komunitas. Integrasi ini sukses menciptakan ruang edukasi interaktif mengenai pentingnya gaya hidup aktif bagi masyarakat urban.

Keberhasilan penyelenggaraan ini memperkuat posisi jangka panjang Nuanu Creative City yang menempatkan aspek kesehatan dan kualitas hidup (wellness) sebagai salah satu pilar utamanya. Berdampingan dengan komitmen pada seni, budaya, pendidikan, dan inovasi, Nuanu Run diproyeksikan akan terus bertransformasi menjadi platform tahunan yang lebih besar, mempererat hubungan antar-komunitas sekaligus mengukuhkan Bali sebagai destinasi olahraga internasional. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top