Tekan Risiko Kecelakaan di Zona Sekolah, Astra Motor Bali Bekali Siswa SMAN 2 Kuta Edukasi Safety Riding

Astra Motor Bali ajak pelajar Smanduta mahir prediksi bahaya di jalan raya.
Astra Motor Bali ajak pelajar Smanduta mahir prediksi bahaya di jalan raya.

MANGUPURA-fajarbali.com | Tingginya mobilitas kendaraan di sekitar kawasan sekolah kini menjadi perhatian serius Astra Motor Bali. Sebagai langkah nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja, Astra Motor Bali menggelar program edukasi safety riding yang ditujukan khusus bagi generasi muda di SMAN 2 Kuta (Smanduta).

Sebanyak 70 siswa Smanduta mendapatkan pembekalan intensif agar lebih waspada terhadap berbagai potensi bahaya di jalan raya. Edukasi ini dinilai sangat krusial, mengingat area keluar masuk sekolah sering kali menjadi titik rawan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dari para pengendara, khususnya pelajar.

Dipandu langsung oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, materi utama yang ditekankan adalah penggunaan perlengkapan berkendara (riding gear) sebagai proteksi dini. Para siswa diingatkan untuk tidak berkompromi dalam menggunakan helm standar, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu demi meminimalisir risiko cedera fatal.

Selain kelengkapan pribadi, para peserta juga diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik berboncengan yang aman dan benar. Instruktur membedah langsung cara menjaga keseimbangan kendaraan, pengaturan posisi duduk penumpang yang ideal, hingga kewajiban menggunakan helm bagi kedua belah pihak demi keselamatan bersama.

“Fokus utama dalam edukasi kali ini tertuju pada kemampuan membaca dan memprediksi bahaya di lingkungan sekitar sekolah. Letak geografis SMAN 2 Kuta yang berada di jalur lalu lintas padat dengan volume kendaraan berkecepatan tinggi menjadi alasan utama pentingnya peningkatan kewaspadaan para siswa saat hendak keluar dari gerbang sekolah,” jelas Yosept.

Yosept mengingatkan agar para siswa membuang kebiasaan terburu-buru saat memasuki jalan utama dan selalu memastikan situasi sekitar benar-benar aman. Langkah sederhana seperti menoleh ke kanan dan kiri secara saksama sebelum memacu kendaraan dapat menjadi pembeda antara keselamatan dan petaka.

BACA JUGA:  Lewat Halal Bihalal, Grup Astra Bali Perkuat Kolaborasi dengan Media, Local Champion KBA dan Penerima SIA

"Banyak kecelakaan terjadi bukan karena pengendara tidak bisa mengendarai motor, tetapi karena kurangnya kemampuan memprediksi bahaya. Kami mengajak siswa untuk selalu waspada terhadap kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi di depan akses masuk SMAN 2 Kuta," ungkap Yosept.

Melalui kampanye berkelanjutan #Cari_Aman, program ini menjadi bagian dari implementasi nyata komitmen Sinergi Bagi Negeri milik Astra Motor Bali. Harapannya, para pelajar Smanduta tidak hanya tumbuh menjadi pengendara yang terampil, melainkan juga menjadi pelopor budaya berkendara yang disiplin dan peduli sesama pengguna jalan. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top