Grab Gelar Pelatihan Self-Defense untuk Mitra Pengemudi Perempuan

Antusiasme para Mitra Pengemudi perempuan dalam mengikuti rangkaian kegiatan NGERUMPI 2026 yang menghadirkan berbagai pelatihan untuk pengembangan diri, mulai dari workshop perlindungan diri hingga kelas berbahasa asing.
Antusiasme para Mitra Pengemudi perempuan dalam mengikuti rangkaian kegiatan NGERUMPI 2026 yang menghadirkan berbagai pelatihan untuk pengembangan diri, mulai dari workshop perlindungan diri hingga kelas berbahasa asing.

JAKARTA-fajarbali.com | Grab kembali menggelar program NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Para Wiramudi) 2026 sebagai upaya memperkuat rasa aman dan dukungan bagi mitra pengemudi perempuan di berbagai daerah di Indonesia.

Program berbasis komunitas tersebut hadir di sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, Bali, Malang, Sukabumi, dan Pontianak. Dalam kegiatan itu, para mitra pengemudi perempuan mendapatkan berbagai pembekalan mulai dari pelatihan perlindungan diri (self-defense), edukasi keselamatan berkendara, percakapan bahasa asing, hingga penguatan keterampilan personal yang relevan dengan kebutuhan perempuan di lapangan.

Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam ekosistem Grab dan kontribusinya terus berkembang.

“Saat ini lebih dari 189.000 Mitra Pengemudi perempuan telah menjadi bagian dari Grab di Asia Tenggara. Kami ingin memastikan mereka dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman melalui berbagai fitur keamanan serta dukungan di ekosistem Grab,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).

Menurut Rivana, dukungan tersebut diwujudkan melalui perlindungan perjalanan, layanan bantuan 24 jam, hingga fitur Prioritaskan Penumpang Perempuan. Melalui program NGERUMPI, Grab juga melengkapi dukungan tersebut dengan pelatihan self-defense agar para mitra pengemudi perempuan lebih siap dan percaya diri saat bekerja di lapangan.

Pada kegiatan bertajuk “Jaga Diri di Jalan: Self-Defense untuk Perempuan Berkendara” itu, peserta dibekali teknik dasar perlindungan diri bersama Dennis Laoh yang merupakan Internationally Accredited Urban Self Protection Coach sekaligus pengajar di Gym Bela Diri Kida Dharmawangsa.

Pelatihan mencakup cara menghadapi situasi darurat, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, hingga teknik sederhana untuk melindungi diri saat menghadapi potensi ancaman ketika berkendara.

Dennis mengatakan mitra pengemudi perempuan memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan banyak orang sehingga penting memiliki kemampuan mengenali situasi berbahaya dan meresponsnya dengan tepat.

BACA JUGA:  Komitmen 15 Tahun Astra Siaga Lebaran, Hadirkan Layanan Terpadu di Jalur Strategis Mudik

“Yang paling penting bukan soal melawan, melainkan bagaimana mengenali bahaya sejak dini dan keluar dari situasi itu dengan aman,” katanya.

Salah seorang peserta, Putri Herawati mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi perempuan yang sehari-hari bekerja di jalan.

“Pelatihan ini membuat saya lebih paham mengenali situasi berbahaya dan cara meresponsnya dengan tenang. Kami diajari untuk tidak panik, lebih waspada, dan tahu langkah apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Grab menyebut NGERUMPI merupakan pelatihan rutin untuk membekali mitra pengemudi perempuan dengan berbagai dukungan pembelajaran sekaligus menghadirkan ruang aman dan inklusif bagi mereka untuk saling berbagi pengalaman dan membangun dukungan antarkomunitas. (dj)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top