ACC Tanam 5.000 Mangrove dan Sokong UMKM di Kubu Raya

1000622254
Lawan perubahan iklim, ACC tanam 5.000 bibit bakau.

PONTIANAK-fajarbali.com | Grup perusahaan pembiayaan terkemuka, Astra Credit Companies (ACC), mempertegas komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lewat aksi nyata di Kalimantan Barat. ACC sukses menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman 5.000 bibit mangrove bakau di kawasan Pelangi Kapuas Park, Mangrove Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya. Langkah ini diambil sebagai strategi rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam menekan dampak buruk perubahan iklim global.

​Aksi penghijauan ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi dan manajemen puncak ACC, di antaranya Chief Operating Officer Devy Santoso Jayadi, Chief Human Capital Officer Fredericus Radix Wikanto, dan EVP Corporate Communication & ESR Riadi Prasodjo. Kehadiran mereka didampingi oleh Area Manager ACC Kalimantan Willy Winardi, Area Manager Sulawesi Kalimantan Lince Tandililing, serta Branch Manager ACC Pontianak Benny Luck. Sinergi ini semakin kuat dengan dukungan dari Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat DLHK Kalbar Setiyo Haryani, dan Kepala Desa Sungai Kupah Ismail, yang memimpin langsung jalannya penanaman di lapangan.

​Mangrove atau hutan bakau dikenal memiliki peran ekologis yang sangat vital bagi wilayah pesisir. Selain berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi air laut dan gelombang tinggi, ekosistem mangrove juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon emisi hingga lima kali lebih besar dibanding hutan daratan. Oleh karena itu, penanaman 5.000 bibit ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk memulihkan daya dukung lingkungan di wilayah Kalimantan Barat yang rentan terhadap perubahan iklim.

​Chief Operating Officer ACC, Devy Santoso Jayadi, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari pilar lingkungan dalam program CSR perusahaan. “Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen ACC dalam mengedepankan aspek keberlanjutan. Kami fokus pada upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus penguatan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Melalui penanaman mangrove ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ungkap Devy.

BACA JUGA:  Aksi Kolaborasi Yayasan AHM Lestarikan Flora dan Fauna Indonesia

​Menariknya, kepedulian ACC tidak berhenti pada isu ekologi semata. Menyadari bahwa kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi, ACC juga mengintegrasikan kegiatan ini dengan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pontianak. Langkah strategis ini dirancang untuk mendongkrak potensi produk lokal berbasis sumber daya alam agar mampu naik kelas, memiliki daya saing yang tinggi di pasar modern, dan tumbuh secara berkelanjutan.

​Sebagai bentuk dukungan konkret, ACC menyalurkan bantuan berupa sarana usaha untuk menunjang efisiensi proses produksi, serta memberikan bantuan modal usaha yang berfungsi sebagai stimulus pengembangan bisnis. Melalui pendekatan ganda—memulihkan alam dan menghidupkan ekonomi—ACC berharap program CSR ini dapat menciptakan efek bola salju (multiplier effect) yang muaranya adalah kemandirian masyarakat lokal dan terjaganya kelestarian bumi khatulistiwa. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top