Transformasi Meliá Bali Menjadi Paradisus Bali, Strategi SSIA Dongkrak Pendapatan dan Berdayakan Potensi Lokal

2026-05-16-at-16.20.37
Press Conference: SSIA resmi luncurkan Paradisus by Meliá Bali.

MANGUPURA-fajarbali.com | PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) secara resmi memperkuat posisinya di segmen luxury travel global melalui grand opening Paradisus by Meliá Bali yang berlangsung pada 15-17 Mei 2026. Berlokasi di kawasan premium The Nusa Dua, pembukaan ini menandai debut perdana brand mewah Paradisus di pasar Asia. Langkah strategis ini diambil guna menangkap lonjakan potensi pertumbuhan pariwisata kelas atas (luxury travel) yang terus berkembang pesat, khususnya di Pulau Dewata.

Presiden Direktur SSIA, Johannes Suriadjaja, menyatakan bahwa transformasi Meliá Bali Hotel menjadi Paradisus Bali merupakan pilar penting dalam membangun ekosistem pariwisata Indonesia yang lebih tangguh. “Kehadiran resor ini tidak hanya diproyeksikan untuk menarik minat wisatawan mancanegara premium, tetapi juga menjadi wadah transfer teknologi dan pengetahuan (service excellence) yang akan memperkaya standar industri perhotelan nasional,” jelasnya.

Bagi internal perusahaan, ekspansi ini berjalan selaras dengan visi jangka panjang SSIA dalam memperkuat fundamental bisnisnya. Manajemen menargetkan peningkatan kontribusi pendapatan berulang (recurring income) hingga mencapai 20%–30% dari total pendapatan perusahaan. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang stabil dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam jangka panjang. Sebelum bersolek menjadi Paradisus Bali, Meliá Bali Hotel telah menorehkan rekam jejak performa yang solid selama hampir empat dekade dengan mencatatkan tingkat hunian (occupancy rate) rata-rata mencapai 80%.

General Manager Paradisus Bali, Eduardo Castro Perera, optimistis bahwa dengan membawa bendera baru yang sukses di Eropa dan Amerika Latin ini, pihaknya siap menyajikan pengalaman menginap mewah (all-inclusive) yang mengintegrasikan aspek budaya, kuliner, dan kebugaran secara holistik bagi para tamu.

Menariknya, kemewahan yang ditawarkan Paradisus Bali tidak mengesampingkan tanggung jawab lingkungan. Resor ini mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang komprehensif, modern, dan terintegrasi penuh dengan sistem pengelolaan limbah terpusat di kawasan ITDC The Nusa Dua. “Langkah green hospitality ini menjadi edukasi penting bagi industri bahwa operasional hotel skala besar dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kelestarian alam Bali,” ucap Eduardo Castro Perera.

BACA JUGA:  GWK Tuntaskan Polemik Akses Jalan Warga Ungasan, Tegaskan Komitmen Sosial-Budaya di Bali

Selain keunggulan ekologis, komitmen sosial resor ini diwujudkan melalui penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang sangat tinggi. Langkah rekrutmen ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal Bali memiliki daya saing tinggi untuk memenuhi standar pelayanan internasional (global luxury standard) yang diterapkan oleh grup Meliá.

Sektor ekonomi kerakyatan pun mendapat angin segar lewat kebijakan manajemen yang merangkul Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Berbagai produk kerajinan tangan, bahan baku kuliner segar, hingga elemen dekorasi resor dipasok langsung oleh para pelaku usaha lokal. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa industri pariwisata elit mampu menjadi motor penggerak inklusivitas ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput,” imbuh Johannes Suriadjaja.

Dari sisi fasilitas, Paradisus Bali menyajikan diferensiasi yang kuat lewat area eksklusif 'The Reserve' yang dirancang khusus bagi tamu dewasa yang menginginkan privasi tinggi. Di sisi lain, tersedia pula layanan 'Family Concierge' yang ramah anak, berbagai pilihan restoran internasional, hingga rangkaian program aktivitas harian yang secara khusus menonjolkan keunikan ritual dan kekayaan budaya lokal Bali.

Keberlanjutan operasional resor ini kian kokoh menyusul perpanjangan kerja sama strategis antara SSIA dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Pada Januari 2025 silam, kedua pihak resmi memperpanjang Land Utilization & Land Development Agreement (LUDA) untuk Lot N1 di Kawasan The Nusa Dua. Sinergi yang telah berjalan lebih dari 40 tahun ini membuktikan kuatnya rasa saling percaya dalam membangun pariwisata nasional.

Dengan perpaduan manajemen lingkungan yang bersih, pemberdayaan komunitas lokal, serta kemitraan kuat bersama BUMN, Paradisus by Meliá Bali siap menjadi ikon baru industri hospitality Indonesia. Kehadirannya tidak sekadar menjadi tempat berlibur, melainkan model percontohan destinasi wisata masa depan yang mewah, edukatif, dan bertanggung jawab di mata dunia. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top