Lawan Cuaca Ekstrem, 8 Jurus #Cari_Aman Astra Motor Bali Agar Terhindar dari Heatstroke di Jalan

2026-05-15-at-23.02.11
Waspada heatstroke saat berkendara, pentingnya menjaga fisik dan hidrasi maksimal agar tetap prima.

DENPASAR-fajarbali.com | Cuaca panas ekstrem yang belakangan ini menyelimuti wilayah Bali dan sekitarnya menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor. Selain kelelahan, risiko fatal yang mengintai adalah heatstroke atau serangan panas yang dapat menurunkan konsentrasi hingga menyebabkan hilangnya kesadaran saat di jalan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pengguna jalan, Astra Motor Bali melalui kampanye #Cari_Aman membagikan panduan praktis bagi pengendara untuk mencegah heatstroke dan menjaga tubuh tetap prima selama perjalanan.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menekankan bahwa persiapan berkendara di tengah cuaca terik jauh berbeda dengan kondisi normal. "Keselamatan berkendara bukan hanya soal teknis di atas motor, tapi juga mengenai kesiapan fisik pengendara menghadapi lingkungan. Dengan semangat #Cari_Aman, kami ingin memastikan setiap pengendara memahami cara melindungi diri dari paparan panas berlebih agar tetap fokus dan selamat sampai tujuan," ungkap Yosept.

Berikut adalah 8 tips utama #Cari_Aman untuk mencegah heatstroke saat berkendara:

  1. Pilih Waktu Berkendara yang Tepat: Hindari berkendara di jam terik antara pukul 11.00 hingga 15.00 WITA. Jika memungkinkan, pilihlah waktu di pagi hari atau sore hari saat suhu udara lebih rendah.
  2. Perlengkapan yang "Breathable": Tetap gunakan perlengkapan berkendara lengkap. Pilih helm dengan ventilasi udara yang baik dan jaket berbahan mesh atau kain tipis yang memiliki sirkulasi udara optimal guna melindungi kulit tanpa membuat suhu tubuh terperangkap.
  3. Hidrasi Maksimal: Jangan menunggu haus untuk minum. Pastikan tubuh terhidrasi sebelum berangkat dan lakukan jeda minum setiap 30–60 menit jika menempuh perjalanan jauh.
  4. Trik Pendinginan Tubuh: Pengendara dapat menggunakan cooling towel di area leher atau menyemprotkan sedikit air ke jaket agar proses evaporasi membantu mendinginkan suhu tubuh secara alami.
  5. Istirahat Berkala: Jangan memaksakan diri jika tubuh terasa lelah. Menepilah di tempat teduh secara rutin untuk menurunkan suhu inti tubuh sebelum melanjutkan perjalanan.
  6. Atur Pola Makan: Hindari konsumsi makanan berat yang membuat tubuh bekerja ekstra dalam pencernaan, serta hindari alkohol yang dapat mempercepat proses dehidrasi.
  7. Gunakan Sunscreen: Paparan sinar UV tidak hanya merusak kulit, tetapi juga memicu kulit terbakar (sunburn) yang mempercepat kenaikan suhu tubuh dan dehidrasi.
  8. Kenali Tanda Bahaya: Pengendara wajib waspada jika mulai merasakan pusing, mual, keringat berlebih yang tiba-tiba berhenti, atau kulit terasa panas menyengat. Segera berhenti di tempat teduh, minum air, dan dinginkan tubuh sebelum kondisi memburuk.
BACA JUGA:  Waspada Oli Palsu, Berikut Panduan Scan QR AHM Oil

Melalui edukasi ini, Astra Motor Bali berharap para pengendara di Bali tetap memprioritaskan prediksi bahaya di jalan raya. Selalu gunakan perlengkapan berkendara, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan lupa untuk selalu #Cari_Aman. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top