Dua Pemancing Temukan Jenazah Lansia Mengambang di Pantai Biaung

IMG_20260511_163304
JENAZAH LANSIA-Penemuan jenazah lansia perempuan di pinggir Pantai Biaung, Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Minggu 10 Mei 2026.
DENPASAR -fajarbali.com |Jenazah lansia bernama Ni Made SK (85) ditemukan oleh warga di pesisir Pantai Biaung, Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, pada Minggu 10 Mei 2026 sekitar pukul 20.08 WITA. Lansia yang tinggal di Jalan Gemitir Gang Pucuk Nomor 4, Banjar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur itu diduga tewas akibat tenggelam di pantai tersebut. Pasalnya, saat ditemukan korban hanya mengenakan rok warna biru tanpa memakai baju. 
 
Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu I Nyoman Agus Putra Ardiana, jenazah korban tidak sengaja ditemukan oleh pemancing, I Kadek Alit Wibawa (29). Saksi memancing di sekitar lokasi bersama temannya Jepri (50). 
 
Saksi Alit Wibawa melihat ada bayangan hitam mengambang di atas air laut saat hendak menarik kail pancingnya. Merasa curiga, saksi menyorotkan senter ke arah bayangan hitam tersebut dan ternyata tubuh manusia dalam kondisi terdampar di pesisir pantai. 
 
Melihat ada tubuh manusia mengambang, saksi langsung memanggil temannya dan pemancing lain di sekitar lokasi. Mereka lalu menarik jenazah tersebut ke pinggiran pantai. 
 
"Para saksi yang sedang memancing ini lantas menarik tubuh korban ke pinggir pantai agar tidak kembali hanyut terbawa ombak," ungkap Iptu Agus, pada Senin 11 Mei 2026. 
 
Usai jenazah dibawa ke pinggir pantai, para pemancing tersebut melaporkan penemuan ke pihak Kepala Dusun setempat dan diteruskan ke Polisi. Berdasarkan informasi tersebut, Polsek Denpasar Timur dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar menyelidiki lokasi kejadian, memintai keterangan saksi dan pihak keluarga korban. 
 
Hasil identifikasi awal, korban ditemukan hanya mengenakan rok warna biru tanpa mengenakan baju. Dari mulut korban keluar busa yang diduga akibat tenggelam. Sementara tidak ditemukan tanda tanda ataupun luka akibat kekerasan. 
 
"Kami menduga korban meninggal akibat tenggelam," ungkapnya. 
 
Keterangan terpisah, anak korban bernama Wayan Rendi (59) mengatakan ibunya keluar dari rumah sekitar pukul 18.00 Wita. Ia pamit hendak membeli sate di sebelah timur Bale Banjar Biaung. Sang anak membiarkan ibunya pergi sendirian tanpa penuh kecurigaan. 
 
Akan tetapi sekitar 30 menit kemudian, seorang tetangga bernama I Gede Tulus memberitahukan bahwa melihat ibu korban di Traffic Light Biaung Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Setelah menerima kabar itu Reni langsung mencari ke traffic light Biaung. 
 
"Sampai disana saya tidak melihat ibu,” ujar Rendi ditemui di rumah duka, pada Senin 11 Mei 2026. 
 
Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di kawasan Pantai Lembeng, Ketewel hingga Pantai Padanggalak, tapi tidak ditemukan. Hingga pada akhirnya, Rendi menerima telepon dari Kepala Dusun Biaung I Wayan Suana memberitahukan ibunya meninggal di Pantai Biaung. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top