Motor Hanyut Terseret Arus di Jembatan Kelecung

IMG-20260430-WA0171
Petugas sedang meminta keterangan Korban pemilik sepeda motor yang terseret arus sungai saat melintas di jembatan penghubung Banjar Bebali, Selemadeg dengan Banjar Kelecung Kelod, Seltim, Kamis (30/4/2026) sore

TABANAN – Fajarbali.com | Sebuah sepeda motor terseret arus sungai saat melintas di jembatan penghubung Banjar Bebali, Selemadeg dengan Banjar Kelecung Kelod, Seltim, Kamis (30/4/2026) sore. Pengendara berhasil menyelamatkan diri, namun motornya hanyut terbawa arus.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WITA di jembatan penyeberangan yang menghubungkan Banjar Bebali, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg dengan Banjar Kelecung Kelod, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur.

Kapolsek Seltim melalui Pawas Iptu I Made Arya yang memimpin personel ke TKP membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kami terima laporan pukul 17.45 WITA dan langsung ke lokasi. Korban selamat, hanya motor yang hanyut,” ujarnya.

Adapun kronologinya sebagai berikut, Korban bernama Syahroni, 22, warga Perumahan Bumi Permata Asri, Desa Bengkel, Kediri. Sore itu korban pulang dari Selemadeg usai mengambil paket dengan mengendarai Honda Grand DK 4777 SB.

Saat melintas di TKP, air sungai meluap hingga menutupi jembatan yang memang tidak terlalu tinggi. Derasnya arus langsung menyeret sepeda motor korban. Syahroni sempat melompat dan menyelamatkan diri ke tepi seberang sungai.

“Saya lihat motor langsung terseret. Saya lompat ke pinggir, motornya nggak ketolong,” kata Syahroni kepada petugas.

Saksi Dwi Ayu Florianti, 28, dan I Made Diarta, 39, yang berada di lokasi membenarkan kejadian tersebut. Keduanya warga Banjar Kelecung Kelod.

Hingga pukul 18.00 WITA, sepeda motor korban belum berhasil dievakuasi karena debit air sungai masih tinggi dan arus deras. 

“Untuk pencarian sepeda motor tidak bisa dilakukan karena air sungai di jalan penghubung masih cukup besar. Menunggu air surut, kemungkinan besok pagi dilanjutkan pencarian,” terang Iptu Made Arya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material berupa 1 unit sepeda motor Honda Grand.

BACA JUGA:  Bupati Eka Terima Bantuan CSR dari Beberapa Bank, BMPD dan Yayasan Ekalawya

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Seltim oleh I Nyoman Sukadana, 57, warga Kelecung Kelod.

Polisi mengimbau warga agar tidak memaksakan diri melintas di jembatan penyeberangan saat debit air tinggi dan meluap ke badan jembatan. Kondisi hujan di wilayah hulu membuat aliran sungai di Selemadeg-Seltim cukup deras beberapa hari terakhir.M002

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top