DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | COVID-19 atau dikenal sebagai virus corona merupakan penyakit yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Untuk mencegah penularan virus ini, berbagai macam upaya tengah dilakukan pemerintah salah satunya dengan kebijakan sosial distancing maupun physical distancing.
Virus corona membuat sebagian besar masyarakat menjadi ketakutan, termasuk ibu hamil. Tak heran, ibu hamil mudah cemas di tengah pandemi corona ini. Kecemasan yang berlebihan malah akan menimbulkan stres. Hal ini tentu tidak baik bagi ibu dan janin. Ibu hamil juga lebih berisiko sakit lebih parah terkait COVID-19 karena perubahan bentuk dan sistem kekebalan tubuh.
Dokter Kandungan, dr. Kadek Agus Kurniawan, SpOG. (K) mengatakan, ibu hamil harus mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri terhadap COVID-19 dengan berbagai cara diantaranya cukupi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi sehingga kebutuhan nutrisi ibu dan janin tercukupi.
Hal tersebut harus dilakukan selama fase kehamilan yakni 9 bulan atau 37 minggu. Fase kehamilan selama 9 bulan tersebut dibagi menjadi 3 trisemester. Trisemester pertama yakni usia 3 bulan pertama. Trisemester kedua usia 4-7 bulan kehamilan, dan trisemester ketiga 7 bulan hingga proses kelahiran. Semua nutrisi harus terjaga guna memperoleh bayi yang sehat.
"Selain itu, untuk menghindari stres saat masa kehamilan, ibu hamil juga harus cukup istirahat untuk memulihkan kondisi dan meningkatkan imun tubuh. Selain itu, lakukan teknik relaksasi maupun senam hamil," jelasnya, Rabu (13/5/2020).










