BANGLI - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pemkab Bangli secara resmi telah menetapkan untuk melakukan isolasi terhadap warga desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal itu dilakukan, menyusul banyaknya kasus transmisi lokal yang terjadi di wilayah yang terdiri dari tiga banjar, terutama banjar Serokadan. Sementara tindak lanjut dari rapid test yang menunjukkan sebanyak 447 warga banjar Serokadan hasilnya reaktif atau mengarah positif, belakangan diketahui sebanyak 276 yang telah dilakukan swab test hasilnya telah dinyatakan negative.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan dari 447 yang telah dirapid test dengan hasil reaktif, sebanyak 308 orang diantaranya sudah dilakukan pengambilan swab. "Nah, yang sudah keluar hasil swabnya sebanyak 276 orang dan astungkara hasilnya negatif,” ungkap Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi Minggu (03/05/2020).
Sisanya, disebutkan, hasil swabnya masih menunggu. Sementara untuk sisa 139 orang yang hasil rapid testnya reaktif, baru hari ini dilakukan pengambilan swab. "Pengambilan swab masih berlangsung sampai saat ini, terhadap warga yang kemarin rapid testnya reaktif," bebernya.
Pihaknya berharap semua hasilnya juga negatif. Sementara terkait perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli, tercatat sebanyak 47 orang warga Bangli yang positif corona. Dimana dari jumlah itu, 16 orang diantaranya dinyatakan sudah sembuh dan kembali menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing dan sisanya masih dalam perawatan.










