BULELENG-fajarbali.com | PLN UP3 Bali Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida menandatangani Kesepakatan Bersama sebagai wujud komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Penandatanganan dilakukan di Kantor BWS Bali-Penida oleh Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, dan Kepala BWS Bali-Penida, Gunawan Suntoro beberapa hari yang lalu.
Kerja sama ini berfokus pada upaya mengoptimalkan layanan kelistrikan di sektor pertanian di wilayah kerja PLN UP3 Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur, teknologi, dan layanan kelistrikan yang mendukung efektivitas pertanian, termasuk pengelolaan sumber daya air, serta digitalisasi berbasis aplikasi.
Salah satu bentuk nyata dukungan PLN adalah pemanfaatan aplikasi M-Pangan (Mandiri pangan) yang dikembangkan oleh PLN Icon Plus. Aplikasi berbasis Android ini dirancang khusus untuk membantu petani menjadi lebih mandiri dalam mengelola usaha pertanian.
Fitur-fitur unggulan di dalamnya meliputi informasi cuaca terkini, panduan pemupukan tepat guna, hingga strategi pengendalian hama yang efektif. Dengan adanya teknologi ini, petani diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih akurat untuk meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan.
Program swasembada pangan dan ketahanan air menjadi salah satu program prioritas dalam mewujudkan ASTA CITA Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan.”Sinergi ini tidak hanya sebatas penyediaan listrik, tetapi juga bagian dari ikhtiar PLN untuk ikut memastikan ketahanan pangan nasional. Melalui digitalisasi dan layanan kelistrikan yang andal, kami ingin membantu petani lebih produktif, mandiri, dan efisien,” ujar Elashinta, Manager PLN UP3 Bali Utara.










